Timnas Argentina Terancam Sanksi FIFA, Ini Daftar Dugaan Pelanggarannya
- 30 Jul 2026 12:50 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) resmi memulai, proses disipliner terhadap Federasi Sepak Bola Argentina beserta sejumlah pemain tim nasionalnya.
- Salah satu insiden yang menjadi perhatian FIFA, terjadi usai kemenangan Argentina atas Inggris pada babak semifinal di Atlanta.
- Kasus serupa pernah melibatkan Argentina pada 2014, AFA dijatuhi denda sebesar 20 ribu pound sterling. Setelah, membentangkan spanduk serupa menjelang laga persahabatan melawan Slovenia
RRI.CO.ID, Jakarta - Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) resmi memulai, proses disipliner terhadap Federasi Sepak Bola Argentina beserta sejumlah pemain tim nasionalnya. Langkah tersebut, diambil setelah muncul berbagai dugaan pelanggaran yang terjadi sepanjang penyelenggaraan Piala Dunia 2026.
Salah satu insiden yang menjadi perhatian FIFA, terjadi usai kemenangan Argentina atas Inggris pada babak semifinal di Atlanta. Sejumlah pemain Tim Tango, terlihat mengangkat spanduk bertuliskan 'Kepulauan Falkland milik Argentina', yang dinilai terkait isu politik.
FIFA menegaskan, kompetisi sepak bola tidak boleh digunakan sebagai sarana menyampaikan pesan politik maupun isu di luar olahraga. Organisasi tersebut, menyebut tindakan itu berpotensi melanggar Kode Disiplin FIFA.
"Kasus serupa pernah melibatkan Argentina pada 2014, AFA dijatuhi denda sebesar 20 ribu pound sterling. Setelah, membentangkan spanduk serupa menjelang laga persahabatan melawan Slovenia," kata FIFA dalam keterangannya dilaman resminya, Kamis, 30 Juli 2026.
Penyelidikan FIFA itu, tidak hanya berfokus pada insiden spanduk yang dibentangkan oleh suporter Argentina. FIFA juga akan memeriksa, dugaan pelanggaran lain yang terjadi sepanjang Piala Dunia 2026.
"Termasuk nyanyian dan gestur diskriminatif, keterlambatan kick-off, pelanggaran terhadap protokol keamanan. Pesan-pesan tidak pantas dari tim maupun suporter, hingga pelemparan benda dari tribun dalam beberapa pertandingan," ucap FIFA.
Kasus disipliner, turut mencakup insiden yang terjadi setelah final Piala Dunia 2026 di New Jersey. Argentina harus mengakui keunggulan Spanyol dengan skor 0-1, setelah babak perpanjangan waktu, sebelum situasi memanas seusai peluit panjang dibunyikan.
Keributan dipicu ketika gelandang Argentina, Leandro Paredes, mendorong pemain Spanyol, Gavi, hingga terjatuh. Situasi semakin memanas, setelah sejumlah pemain cadangan Spanyol masuk ke lapangan untuk merayakan kemenangan mereka.
Dalam proses disipliner tersebut, Paredes menghadapi tiga tuduhan terkait dugaan tindakan menyerang lawan. Sementara itu, Nahuel Molina dikenai dua tuduhan.
Sedangkan, Molina, Thiago Almada, Roberto Ayala, serta Gavi masing-masing menghadapi satu tuduhan yang berkaitan dengan dugaan perilaku tidak sportif. FIFA memastikan, seluruh pihak yang masuk dalam proses disipliner telah diberikan kesempatan untuk menyampaikan pembelaan.
Keputusan akhir, akan ditetapkan oleh Komite Disiplin FIFA setelah seluruh tahapan pemeriksaan selesai dilakukan. FIFA menggaransi, seluruh penyelidikan dilakukan transparan.
"Sesuai dengan kode disiplin, para tertuduh telah diberi kesempatan untuk menyampaikan sikap mereka. Setelah itu komite disiplin akan mengeluarkan keputusannya pada waktu yang tepat," ujar FIFA.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....