Pep Guardiola Ditolak Redknapp untuk Timnas Inggris, Ini Alasannya

  • 27 Jul 2026 10:13 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Mantan manajer Tottenham Hotspur, Harry Redknapp meminta, Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA) menghentikan wacana merekrut Pep Guardiola untuk Three Lions.
  • Redknapp menilai, banyak pihak terlalu menganggap Guardiola sebagai solusi instan untuk mengakhiri puasa gelar Timnas Inggris. Padahal, kesuksesan di level tim nasional tidak bisa disamakan dengan sepak bola klub yang memiliki kebebasan
  • Semua orang sepertinya menganggap Pep sebagai semacam tongkat ajaib dalam sepak bola. Dia memang jenius taktik, tetapi Anda tidak bisa begitu saja menempatkannya di Timnas Inggris lalu berharap trofi langsung datang

RRI.CO.ID, Jakarta - Mantan manajer Tottenham Hotspur, Harry Redknapp meminta, Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA) menghentikan wacana merekrut Pep Guardiola untuk Three Lions. Menurutnya, kehadiran pelatih sekaliber Guardiola tidak akan menyelesaikan persoalan mendasar yang sedang dihadapi sepak bola Inggris.

Redknapp menilai, banyak pihak terlalu menganggap Guardiola sebagai solusi instan untuk mengakhiri puasa gelar Timnas Inggris. Padahal, kesuksesan di level tim nasional tidak bisa disamakan dengan sepak bola klub yang memiliki kebebasan membeli pemain.

Redknapp mengakui, kualitas Guardiola sebagai salah satu pelatih terbaik dunia. Namun, ia menekankan, kemampuan taktik saja tidak cukup jika fondasi pembinaan pemain tidak diperbaiki.

"Semua orang sepertinya menganggap Pep sebagai semacam tongkat ajaib dalam sepak bola. Dia memang jenius taktik, tetapi Anda tidak bisa begitu saja menempatkannya di Timnas Inggris lalu berharap trofi langsung datang," kata Redknapp dalam keterangannya seperti dilansir The Sun, Senin, 27 Juli 2026.

Ia menjelaskan, pelatih tim nasional hanya bisa mengandalkan pemain yang tersedia. Berbeda dengan sepak bola klub, tidak ada bursa transfer atau anggaran besar untuk mendatangkan pemain sesuai kebutuhan.

Redknapp juga mencontohkan, kondisi Italia sebagai peringatan bagi Inggris. Kegagalan Azzurri lolos ke beberapa edisi Piala Dunia menjadi bukti, krisis regenerasi dapat menghancurkan negara sepak bola sebesar apa pun.

"Italia adalah peringatan nyata bagi kita. Jika kita tidak berhati-hati, Inggris bisa berjalan menuju bencana yang sama karena pasokan pemain muda lokal mulai menurun," ucap Redknapp.

Di sisi lain, Redknapp mendorong, FA memberikan kepercayaan penuh kepada Thomas Tuchel. Pelatih asal Jerman tersebut, sudah menunjukkan kapasitasnya setelah membawa Inggris finis di posisi ketiga Piala Dunia 2026.

Menurut Redknapp, kualitas skuad The Three Lions saat ini sudah cukup untuk bersaing memperebutkan gelar internasional. Karena itu, FA dinilai tidak perlu terus mencari sosok penyelamat dari luar.

"Kami memiliki skuad yang fantastis dan cukup bagus untuk memenangkan trofi besar. Lupakan mengejar Pep, dukung saja Thomas Tuchel dan benahi sistem pembinaan pemain muda," ujar Redknapp.

Lalu, Redknapp mengkritik, sistem akademi sepak bola modern yang dinilai semakin menjauhkan pemain muda dari lingkungan tim utama. Situasi tersebut, membuat calon pemain kehilangan pengalaman penting dalam membangun mental dan karakter.

"Anak-anak akademi sekarang bahkan tidak bisa melihat latihan tim utama. Anda tidak akan membangun ketangguhan jika mereka terus diisolasi dari sepak bola senior," kata Redknapp.

Selain itu, Redknapp mengharapkan, Timnas Inggris suatu saat kembali dipimpin oleh pelatih lokal. Ia menilai, Inggris memiliki banyak pelatih berkualitas seperti Eddie Howe.

Ia juga menyebut nama mantan pemain Inggris seperti Frank Lampard dan Steven Gerrard. Keduanya dinilai sukses dalam meniti karier sebagai pelatih sepak bola.

Menurutnya, minimnya kepercayaan kepada pelatih asal Inggris hanya akan menghambat lahirnya generasi manajer baru. Oleh karenanya, FA jangan hanya fokus mencari nama besar, tetapi juga membangun masa depan sepak bola Inggris dari akar rumput.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....