Indonesia Waspadai Inggris, Targetkan Lolos Fase Grup IFCPF World Cup 2026

  • 24 Jul 2026 13:38 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Tim sepak bola cerebral palsy Indonesia memasang target lolos fase grup dalam debutnya pada ajang IFCPF World Cup 2026 di Atlanta, Amerika Serikat, 14 Oktober mendatang.
  • Indonesia mewaspadai Inggris sebagai lawan terberat Grup C, sementara Jepang dan Republik Irlandia juga dipelajari.
  • Indonesia mempersiapkan 27 pemain melalui pemusatan latihan di Delingan, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah.

RRI.CO.ID, Solo - Tim sepak bola cerebral palsy (CP) Indonesia menargetkan lolos fase grup IFCPF World Cup 2026. Indonesia berada di Grup C bersama Inggris, Jepang, dan Republik Irlandia dalam debutnya pada ajang tersebut.

Pelatih sepak bola CP Indonesia, Yanuar Dhuma Ardhiyanto mengatakan para pemain siap tampil dan Inggris patut diwaspadai. "Kita sudah memetakan tentang bagaimana bermain melawan mereka. Di grup C yang paling berat itu Inggris karena mereka ada di peringkat lima besar dunia. Mereka yang paling kita waspadai. Untuk Jepang, kita sudah pernah melawan mereka. Irlandia sedang kami pelajari lebih dalam," kata pelatih tim sepak bola CP Indonesia, Yanuar Dhuma Ardhiyanto, dalam keterangan kepada RRI.co.id , Jumat 24 Juli 2026.

IFCPF World Cup 2026 akan berlangsung di Atlanta, Amerika Serikat, mulai 14 Oktober 2026. Sebanyak 12 negara peserta masih memiliki waktu lebih dari dua bulan untuk mempersiapkan diri menghadapi turnamen tersebut.

Dhuma mengatakan, persiapan khusus timnya telah berjalan pekan ini melalui pemusatan latihan di Delingan, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah. Sebanyak 27 pemain mengikuti pemusatan latihan di kawasan Pusat Pelatihan Paralimpiade Indonesia (PPPI) untuk menjalani persiapan turnamen.

"Pemain yang didaftarkan ke World Cup itu ada 14 pemain, tetapi yang akan kita bawa (ke Amerika) lebih dari 14, sebagai antisipasi karena ada pemain yang sedang mengalami cedera," ujar Dhuma.

Pemanggilan pemain mengacu pada evaluasi penampilan Indonesia di IFCPF Asia Oceania Cup 2025 dan ASEAN Para Games 2025. Dhuma mendatangkan banyak pemain dengan klasifikasi FT2 untuk menyesuaikan kebutuhan komposisi tim.

"Beberapa pemain baru yang kita panggil klasifikasinya sudah kita sesuaikan dengan kebutuhan tim. Pemain baru ini kebanyakan dari FT2, karena untuk FT3 sudah ada banyak pilihan. Ini cocok sekali dengan kebutuhan tim," katanya.

Aturan pertandingan membagi pemain sepak bola CP dalam klasifikasi FT1, FT2, dan FT3 berdasarkan tingkat hambatan. Komposisi tujuh pemain di lapangan mencakup satu pemain FT3, minimal satu pemain FT1, serta pemain FT2.

Program latihan online selama dua bulan membuat kondisi fisik pemain relatif siap mengikuti pemusatan latihan. "Dari segi fisik, teman-teman datang ke sini dengan kondisi hampir siap karena kami memberikan program online monitoring selama dua bulan. Sekarang kita tinggal fokus di taktik dan teknis, walaupun fisiknya juga akan kita tingkatkan lagi karena ada beberapa yang kurang," ujar Dhuma.

Kapten tim sepak bola CP Indonesia, Yahya Hernanda, menyatakan tim optimis menghadapi persaingan Grup C. Yahya mempelajari permainan Inggris dan Republik Irlandia melalui rekaman pertandingan dari sejumlah ajang sebelumnya.

"Saya sangat optimis bisa menjadi juara grup. Saya sudah melihat permainan lawan, karakteristik permainan Inggris dan Irlandia hampir sama dengan Australia. Mereka mengandalkan strength dan postur tubuh. Secara teknik kami tidak kalah dengan mereka. Kalau dengan Jepang, kami sudah pernah mengalahkan mereka di zona Asia Oceania. Jadi kami harus yakin bisa mengalahkan Jepang lagi," ucap Yahya.

Yahya menilai pemusatan latihan di Delingan memberikan ruang persaingan sehat sekaligus menemukan pemain baru berkualitas. "Seleksi ini sangat bagus agar ada persaingan yang sehat diantara para pemain. Terlihat semuanya sangat antusias. Ada (pemain baru) yang kualitasnya bagus, yang mungkin bisa melengkapi puzzle-puzzle dari tim sebelumnya," kata Yahya.

Waktu persiapan tersisa dimanfaatkan tim untuk membangun kekompakan dan meningkatkan kualitas permainan. "Di waktu yang tersisa ini, kami berharap bisa membangun chemistry yang positif, bisa meningkatkan kualitas tim dan menjadi tim yang lebih solid lagi," ujarnya.

Berikut persaingan digrup lainnya yang patut diwaspadai sejak dini, di IFCPF World Cup 2026 :

Grup A : Amerika Serikat, Belanda, Kanada, dan Skotlandia,

Grup B : Australia, Spanyol, Brasil, dan Chile

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....