Fasilitas Golf Masih Terbatas, Rita Perjuangkan Perbaikan Bertahap lewat DPRD
- 24 Jun 2026 11:57 WIB
- Sendawar
RRI.CO.ID, Sendawar – Ketua Persatuan Golf Indonesia (PGI) Kabupaten Kutai Barat, Rita Asmara Dewi, mengakui fasilitas latihan golf di Kutai Barat masih jauh dari ideal. Selama ini, pembinaan atlet lebih banyak mengandalkan kemandirian pengurus dan atlet karena keterbatasan sarana pendukung.
Rita mengatakan sebagian besar atlet masih menggunakan perlengkapan pribadi, mulai dari stik hingga bola golf, untuk menunjang latihan dan persiapan menghadapi berbagai kejuaraan. Kondisi tersebut terjadi karena cabang olahraga golf belum memiliki fasilitas yang memadai untuk mendukung pembinaan secara optimal.
“Selama ini kami masih mandiri. Atlet membawa perlengkapan sendiri seperti stik dan bola karena fasilitas yang tersedia masih sangat terbatas,” ujarnya saat mendampingi kunjungan Ketua KONI Kutai Barat Alsiyus ke lokasi latihan atlet di belakang GOR Desnan Sendawar, Minggu 21 Juni 2026.
Sebagai anggota DPRD Kutai Barat, Rita mengaku terus memperjuangkan peningkatan fasilitas olahraga melalui dukungan anggaran daerah. Pada perubahan anggaran tahun ini, ia telah mengusulkan sejumlah kebutuhan dasar untuk menunjang aktivitas latihan atlet.
Beberapa fasilitas yang diusulkan antara lain peningkatan kebersihan kawasan latihan, pembangunan tandon air, fasilitas toilet, serta sarana pendukung lainnya yang dinilai penting untuk menciptakan lingkungan latihan yang lebih nyaman.
“Sudah saya masukkan di perubahan anggaran untuk pembersihan lapangan, tandon air dan perbaikan toilet. Termausk untuk lapangan woodball, karena kita latihan di lokasi yang sama,” katanya.
Menurut Rita, pembangunan fasilitas olahraga harus dilakukan secara bertahap menyesuaikan kemampuan anggaran daerah. Namun, ia memastikan upaya perbaikan akan terus dilakukan agar atlet memiliki tempat latihan yang lebih layak.
Tidak hanya cabang olahraga golf, perhatian yang sama juga diberikan kepada cabang olahraga lain yang berlatih di kawasan tersebut, termasuk woodball. Karena menggunakan area latihan yang berdekatan, berbagai kebutuhan fasilitas di kawasan itu turut menjadi perhatian.
“Saya melihat langsung kondisi di lapangan, bukan hanya untuk golf tetapi juga cabang olahraga lain yang berlatih di sini. Semua perlu perhatian, hanya saja prosesnya harus dilakukan bertahap,” ucapnya.
Rita berharap dukungan fasilitas yang terus ditingkatkan dapat menjadi fondasi bagi lahirnya atlet-atlet berprestasi dari Kutai Barat. Menurutnya, keberhasilan pembinaan olahraga tidak hanya ditentukan oleh semangat atlet, tetapi juga dukungan sarana yang memadai dan berkelanjutan.
“Kalau fasilitas terus dibenahi, atlet akan lebih nyaman berlatih dan peluang untuk meraih prestasi tentu akan semakin besar. Apalagi kita didukung penuh oleh ketua KONI sekarang,” ujar wakil rakyat asal Ombau Asa tersebut.
Sementara itu, Ketua KONI Kutai Barat, Alsiyus, menyambut baik upaya yang dilakukan PGI dan dukungan yang diberikan DPRD untuk meningkatkan fasilitas olahraga. Menurutnya, sarana latihan yang memadai merupakan salah satu faktor penting dalam mencetak atlet berprestasi.
“KONI akan terus mendorong peningkatan fasilitas dan pembinaan atlet. Kolaborasi antara cabang olahraga, pemerintah, dan DPRD sangat penting agar prestasi olahraga Kutai Barat terus meningkat,” ujar Alsiyus.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....