Loloskan 13 Atlet ke Porprov Kaltim, FORKI Kubar Terapkan Strategi Simpan Kekuatan
- 22 Jun 2026 16:54 WIB
- Sendawar
RRI.CO.ID, Sendawar – Cabang olahraga karate Kabupaten Kutai Barat mencatatkan prestasi membanggakan setelah 13 dari 14 atlet yang dikirim pada Babak Kualifikasi (BK) Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Timur berhasil memastikan diri lolos seleksi.
Capaian ini menjadi bukti ketangguhan mental para atlet di tengah keterbatasan persiapan dan anggaran yang sempat membayangi.
Wakil Ketua Institut Karate-Do Indonesia (INKAI) sekaligus Ketua Tim FORKI untuk Porprov Kaltim, Ricardus Jimmy Hengky, mengatakan keberhasilan ini bukan sekadar hasil kerja keras, melainkan buah dari strategi matang yang diterapkan tim pelatih.
"Dari 14 atlet yang kami kirim, hanya satu yang belum berhasil lolos. Artinya ada 13 atlet yang akan tampil di Porprov nanti. Kami tentu sangat bersyukur dengan hasil ini," kata Jimmy saat ditemui di sela kegiatan Ujian Kenaikan Tingkat (UKT) INKAI di Dojo INKAI Simpang Raya, Minggu 21 Juni 2026.
Strategi "Simpan Kekuatan"
Di balik kesuksesan tersebut, tersimpan strategi taktis yang cukup cerdik. Jimmy menjelaskan, pihaknya sengaja tidak memaksakan diri mengejar posisi pertama pada babak kualifikasi. Hal ini dilakukan sebagai upaya "menyimpan kekuatan" agar peta kekuatan atlet Kutai Barat tidak terbaca oleh lawan sejak dini.
Dalam dunia karate, pemetaan kekuatan lawan adalah faktor krusial. Dengan tidak menunjukkan potensi maksimal saat kualifikasi, lawan tidak dapat menganalisis gaya bertarung serta keunggulan utama atlet Kutai Barat secara akurat.
"Dalam FORKI, capaian tidak hanya dihitung dari medali, tapi juga ranking. Kami memang sengaja tidak mengejar ranking satu. Ini adalah strategi pelatih supaya kekuatan kita tidak terbaca oleh lawan," ujar Jimmy.
Strategi tersebut terbukti efektif. Meski posisi para atlet bervariasi di peringkat kedua, ketiga, hingga keempat, tujuan utama untuk mengamankan tiket Porprov berhasil terpenuhi. Kini, tim pelatih telah mengantongi data mengenai lawan-lawan tangguh yang menduduki posisi puncak saat babak kualifikasi kemarin.
Informasi mengenai kekuatan lawan tersebut menjadi modal berharga bagi tim untuk menyusun strategi balasan pada ajang sesungguhnya di Porprov mendatang.
"Siapa yang ranking satu, itulah yang justru kami incar. Fokus kami sekarang adalah mematangkan persiapan atlet agar tampil maksimal saat hari pertandingan nanti," ucap Jimmy.
Keberhasilan ini menjadi suntikan motivasi bagi seluruh kontingen Kutai Barat. Kematangan manajemen tim dalam menggabungkan kekuatan fisik di atas matras dengan kecerdasan menyusun strategi diharapkan mampu membawa karate Kutai Barat meraih hasil terbaik pada ajang Porprov Kaltim di Kabupaten Paser November mendatang.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....