Bidik Emas, Woodball Kubar Terus Matangkan Persiapan menuju Porprov Paser
- 23 Jun 2026 05:15 WIB
- Sendawar
RRI.CO.ID, Sendawar – Cabang olahraga (cabor) Woodball Kutai Barat (Kubar) mematok target ambisius pada gelaran Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) di Kabupaten Paser, November mendatang.
Tak sekadar berpartisipasi, Ketua Ikatan Woodball Indonesia (IWBA) Kubar, Arik Andrew Revanza, optimistis atletnya mampu menyumbangkan medali perak, bahkan emas bagi Bumi Tanaa Purai Ngeriman.
Target tinggi ini bukan tanpa alasan. Andrew bertekad memperbaiki capaian timnya yang berhasil menyabet medali perunggu pada Porprov Berau 2022 lalu.
"Kami berharap ada kenaikan prestasi. Minimal mempertahankan perunggu, namun harapan besar kami tentu bisa meraih perak atau emas," ujar Andrew saat ditemui di sela kunjungan Ketua KONI Kubar, Alsiyus, di area latihan belakang GOR Desnan, Minggu 21 Juni 2026.
Siapkan Tujuh Atlet Andalan
Andrew menyebut saat ini, sebanyak 15 atlet aktif menjalani latihan rutin. Dari jumlah tersebut, tujuh atlet terbaik telah dipersiapkan untuk turun di berbagai nomor pertandingan, mulai dari single fairway putri, team fairway putri, hingga nomor mix (putra-putri).
"Untuk atlet yang aktif berlatih ada 15 orang, namun tujuh di antaranya sudah kami siapkan khusus untuk diberangkatkan ke Paser nanti," kata Andrew.
Dia mengaku dalam mempersiapkan diri, tim Woodball Kubar harus beradaptasi dengan lokasi latihan yang berpindah-pindah. Setelah sempat berlatih di depan GOR Desnan dan di lapangan depan Politeknik Sendawar, kini para atlet memusatkan latihan di area lapangan golf di belakang GOR Desnan. Meski begitu menurut Andrew, lokasi tersebut sudah memenuhi standar permainan.
"Struktur lapangannya sudah terbilang standar. Karena woodball bisa dimainkan di rumput maupun pasir, jadi kondisi di sini sudah cukup sesuai," ucapnya.
Olahraga Strategis yang Terjangkau
Andrew menjelaskan bahwa Woodball merupakan olahraga yang memiliki konsep serupa dengan golf, namun dengan biaya yang jauh lebih terjangkau. Pemenang ditentukan oleh efisiensi pukulan, semakin sedikit pukulan untuk memasukkan bola melewati gawang kayu di lintasan, semakin besar peluang untuk menang.
Di balik antusiasme tersebut, tim Woodball Kubar masih menghadapi kendala sarana, seperti keterbatasan jumlah tali lintasan serta alat mallet (stik). Saat ini, peralatan yang digunakan untuk latihan dan pertandingan masih sama, sehingga ada kekhawatiran alat akan cepat rusak menjelang kompetisi. Selain itu, mereka sempat terkendala hilangnya tali lintasan di lokasi latihan sebelumnya, yang memaksa tim mencari lokasi baru yang lebih aman.
Motivasi dari Kunjungan Ketua KONI
Andrew dan para atlet bola kayu itu juga mengapresiasi kunjungan langsung Ketua KONI Kubar, Alsiyus ke lokasi Latihan. Kehadiran bos induk olahraga ini menjadi angin segar bagi para atlet.
Ia menilai perhatian ini memberikan motivasi tambahan sekaligus menjadi ruang dialog untuk menyampaikan kendala yang dihadapi.
"Kami sangat bersyukur keluhan dan kebutuhan atlet didengar langsung oleh Ketua KONI. Ini memacu semangat kami untuk terus berlatih," ucap Andrew.
Ia menegaskan, dukungan penuh dari KONI, termasuk wacana kenaikan bonus bagi atlet berprestasi, menjadi bahan bakar utama bagi timnya untuk berjuang maksimal demi mengharumkan nama daerah di ajang Porprov Kaltim 2026.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....