Ketua KONI Kubar Hadiri UKT INKAI, FORKI Harap Dukungan Latihan dan Fasilitas
- 22 Jun 2026 16:53 WIB
- Sendawar
Poin Utama
- - Ketua KONI Kutai Barat hadir langsung dalam UKT INKAI, menunjukkan dukungan terhadap pembinaan atlet karate dan memperkuat sinergi antara KONI dan FORKI menjelang Porprov Kaltim 2026.
- - FORKI berharap dukungan fasilitas dan pembinaan yang lebih maksimal, agar program latihan atlet berjalan optimal dan target prestasi di Porprov dapat tercapai.
RRI.CO.ID, Sendawar – Kehadiran Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kutai Barat, Alsiyus, dalam kegiatan Ujian Kenaikan Tingkat (UKT) Institut Karate-Do Indonesia (INKAI) Cabang Kutai Barat mendapat apresiasi dari pengurus Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (FORKI) Kubar.
Kehadiran tersebut dinilai menjadi sinyal positif untuk memperkuat sinergi pembinaan atlet menjelang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Timur 2026.
Wakil Ketua INKAI Kutai Barat sekaligus Ketua Tim Porprov FORKI Kutai Barat, Ricardus Jimmy Hengky, mengatakan kehadiran Ketua KONI memberikan semangat baru bagi atlet dan pelatih yang tengah menjalani persiapan menuju Porprov.
"Kami sangat bersyukur dan berterima kasih karena Ketua KONI yang baru bisa hadir langsung melihat kegiatan kami. Ini sangat luar biasa karena selama ini yang kami harapkan adalah KONI dan FORKI benar-benar bersinergi dalam pembinaan atlet," kata Jimmy saat UKT di Dojo INKAI Simpang Raya, Minggu 21 Juni 2026.
Menurut Jimmy, FORKI saat ini fokus mempersiapkan atlet yang telah lolos Babak Kualifikasi (BK) Porprov Kaltim 2026. Dari 14 atlet yang dikirim mengikuti BK, sebanyak 13 atlet berhasil mengamankan tiket menuju Porprov.
"Dari 14 atlet yang kami kirim, hanya satu yang belum berhasil lolos. Artinya ada 13 atlet yang akan mewakili Kutai Barat di Porprov nanti," ujarnya.
Meski hasil BK cukup membanggakan, Jimmy mengakui persiapan menuju Porprov masih membutuhkan dukungan berbagai pihak. Ia menilai fasilitas latihan yang memadai dan program pembinaan yang berkelanjutan menjadi kebutuhan penting agar atlet mampu bersaing dengan daerah lain.
Lebih jauh Jimmy mengaku, prestasi tidak akan tercapai tanpa latihan yang maksimal. Karena itu, FORKI berharap pemerintah daerah dan KONI dapat memberikan kemudahan dalam proses persiapan atlet.
"Kalau ingin meraih prestasi, latihan harus maksimal. Kami berharap ada dukungan fasilitas dan pembinaan sehingga strategi yang sudah kami siapkan bisa berjalan dengan baik," katanya.
Jimmy menambahkan, kehadiran pengurus KONI di tengah kegiatan pembinaan memberikan motivasi tersendiri bagi atlet dan pelatih. Ia berharap komunikasi dan koordinasi yang baik antara KONI dan FORKI dapat terus terjalin hingga pelaksanaan Porprov.
Sementara itu, Ketua KONI Kutai Barat, Alsiyus, menegaskan komitmennya untuk memperkuat komunikasi dan kerja sama dengan seluruh cabang olahraga, termasuk FORKI. Menurutnya, KONI perlu hadir langsung untuk melihat kondisi atlet dan mengetahui kebutuhan setiap cabang olahraga.
"Kami ingin melihat langsung kondisi atlet dan kebutuhan cabang olahraga. Dengan komunikasi yang baik, KONI bisa mengetahui apa yang diperlukan untuk meningkatkan prestasi atlet. Kami berharap FORKI terus melakukan pembinaan dan menyiapkan atlet sebaik mungkin menghadapi Porprov," ujar Alsiyus.
Ia juga mengapresiasi capaian FORKI yang berhasil meloloskan 13 atlet ke Porprov Kaltim 2026. Menurutnya, hasil tersebut menunjukkan pembinaan karate di Kutai Barat berjalan cukup baik dan perlu terus didukung.
"Kami akan terus mendorong sinergi antara cabang olahraga, pelatih, atlet, dan pemerintah daerah agar prestasi olahraga Kutai Barat terus meningkat," katanya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....