FORKI Kubar Gelar Ujian Kenaikan Tingkat INKAI Diikuti 125 Karateka

  • 22 Jun 2026 16:50 WIB
  •  Sendawar

RRI.CO.ID, Sendawar – Sebanyak 125 karateka mengikuti Ujian Kenaikan Tingkat (UKT) Semester I Tahun 2026 yang diselenggarakan Institut Karate-Do Indonesia (INKAI) Cabang Kutai Barat di Gedung Latihan Simpang Raya, Minggu 21 Juni 2026. Peserta berasal dari berbagai tingkatan sabuk, mulai dari sabuk putih hingga sabuk biru yang akan naik ke tingkat berikutnya.

Ketua Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (FORKI) Kutai Barat, Nopandel, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari program pembinaan atlet karate yang dilakukan secara berkelanjutan. Menurutnya, UKT menjadi tahapan penting untuk mengukur perkembangan kemampuan karateka setelah menjalani latihan rutin selama enam bulan.

"UKT Semester I tahun 2026 ini diikuti sekitar 125 peserta. Mereka terdiri dari pemegang sabuk putih yang akan naik ke kuning, sabuk kuning ke hijau, sabuk hijau ke biru, dan sabuk biru yang mengikuti ujian untuk naik ke tingkat berikutnya," kata Nopandel.

Pemegang sabuk Dan V itu menjelaskan, setiap peserta harus memenuhi syarat sebelum mengikuti ujian. Salah satunya adalah menjalani latihan rutin selama enam bulan dengan frekuensi tiga kali dalam seminggu atau minimal 72 kali latihan.

Menurut Nopandel, kehadiran dan kedisiplinan latihan menjadi bagian penting dalam proses penilaian. Setelah memenuhi syarat administrasi dan kehadiran, peserta akan menjalani serangkaian ujian teknik sesuai tingkatan sabuk masing-masing.

Dalam pelaksanaannya, tim penguji menilai tiga aspek utama, yakni Kihon, Kata, dan Kumite. Kihon merupakan teknik dasar karate yang meliputi kuda-kuda, pukulan, tendangan, serta tangkisan.

Sementara Kata menguji rangkaian gerakan yang menampilkan ketepatan teknik, keseimbangan, dan keindahan gerak. Adapun kumite mengukur kemampuan bertarung dan penerapan teknik dalam situasi pertandingan.

"Semua peserta harus menguasai teknik dasar sesuai tingkatannya. Mulai dari kuda-kuda, pukulan, tendangan, sampai tangkisan. Selain itu mereka juga diuji kemampuan kata dan kumite," ujarnya.

Nopandel yang juga menjabat Asisten I Setda Kabupaten Kubar menambahkan, pembinaan karate di Kutai Barat saat ini dimulai sejak usia dini. Anak-anak usia taman kanak-kanak sudah dapat mengikuti latihan selama mampu memahami instruksi dasar yang diberikan pelatih.

Ketua FORKI Kabupaten Kutai Barat, Nopandel (tengah) bersama para pelatih foto bersama di sela UKT INKAI. Foto: RRI Sendawar/Andreas.

Menurutnya, pembinaan sejak dini menjadi bagian dari upaya regenerasi atlet karate di Kutai Barat. Langkah tersebut penting untuk menyiapkan atlet-atlet masa depan yang mampu bersaing pada berbagai kejuaraan, mulai tingkat daerah hingga nasional.

"Kami terus melakukan regenerasi. Anak-anak yang berlatih hari ini merupakan calon atlet yang nantinya dipersiapkan untuk mengikuti kejuaraan daerah, Porprov, bahkan sampai ke tingkat nasional," katanya.

Sementara itu, Ketua KONI Kutai Barat, Alsiyus, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut memberikan apresiasi atas konsistensi pembinaan yang dilakukan INKAI dan FORKI Kutai Barat. Menurutnya, proses pembinaan yang dimulai sejak usia dini merupakan fondasi penting untuk mencetak atlet berprestasi di masa depan.

Alsiyus menilai UKT bukan sekadar ajang kenaikan sabuk, tetapi juga sarana membangun disiplin, mental, dan karakter atlet. Ia berharap pembinaan yang dilakukan secara berjenjang dapat melahirkan karateka-karateka potensial yang mampu memperkuat kontingen Kutai Barat pada Porprov Kaltim 2026 maupun ajang olahraga lainnya.

"KONI sangat mengapresiasi pembinaan yang dilakukan INKAI dan FORKI. Regenerasi atlet harus terus berjalan karena prestasi tidak lahir secara instan. Atlet-atlet muda yang mengikuti UKT hari ini adalah investasi olahraga Kutai Barat di masa depan," ujar Alsiyus.

Ia menegaskan KONI Kutai Barat berkomitmen mendukung pembinaan cabang olahraga yang berjalan aktif dan berkesinambungan. Dukungan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kualitas atlet sekaligus mendorong prestasi olahraga Kutai Barat di tingkat provinsi maupun nasional.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....