KA Muria Mulai Layani Warga Pekalongan 1 Oktober, Tiga Nama KA Argo Disatukan
- 21 Sep 2026 15:42 WIB
- Semarang
Poin Utama
- Dalam operasionalnya, KA Muria terdiri atas sembilan kereta kelas eksekutif dengan kapasitas 450 tempat duduk. Kereta ini akan melayani sejumlah stasiun, antara lain Pekalongan, Tegal, Cirebon, Bekasi, Jatinegara dan Gambir.
- KA Muria Mulai Layani Warga Pekalongan 1 Oktober, Tiga Nama KA Argo Disatukan
RRI.CO.ID, Pekalongan – Warga Pekalongan yang biasa bepergian menggunakan kereta api menuju Jakarta atau Semarang bakal menghadapi perubahan nama layanan mulai 1 Oktober 2026. PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 4 Semarang menyederhanakan tiga identitas kereta api, yakni KA Argo Muria, KA Argo Sindoro dan KA Argo Merbabu, menjadi satu nama KA Muria.
Perubahan tersebut bukan sekadar pergantian nama. Bagi penumpang dari Pekalongan, penyederhanaan identitas ini akan langsung berkaitan dengan cara mencari jadwal dan melakukan pemesanan tiket perjalanan menuju Semarang maupun Jakarta melalui Stasiun Pekalongan.
Manager Humas KAI Daop 4 Semarang Luqman Arif mengatakan, penyatuan nama dilakukan agar identitas layanan lebih ringkas, konsisten dan mudah dikenali pelanggan. “Nama yang lebih sederhana diharapkan semakin mudah diingat saat pelanggan mencari jadwal maupun memesan tiket,” ujar Luqman, Senin, 21 September 2026.
Dalam pola perjalanan baru tersebut, KA Muria akan melayani 12 perjalanan setiap hari pada relasi Semarang Tawang – Pekalongan – Gambir pulang-pergi. Enam perjalanan melayani arah Semarang Tawang menuju Gambir dan enam perjalanan lainnya bergerak dari Gambir menuju Semarang Tawang.
Bagi penumpang dari Pekalongan menuju Jakarta, pilihan keberangkatan tersedia mulai pagi hingga malam. KA Muria nomor 23 tiba di Pekalongan pukul 06.52 WIB dan berangkat kembali pukul 06.54 WIB menuju Gambir. Berikutnya, KA Muria nomor 17 tiba pukul 08.01 WIB dan berangkat pukul 08.03 WIB.
Pilihan perjalanan berlanjut pada siang hingga malam. KA Muria nomor 27 tiba di Pekalongan pukul 15.02 WIB dan berangkat pukul 15.04 WIB, sedangkan KA Muria nomor 21A tiba pukul 18.02 WIB dan kembali berangkat pukul 18.04 WIB.
Dua perjalanan terakhir dari arah Semarang menuju Jakarta dijadwalkan pada malam hari. KA Muria nomor 25 tiba di Pekalongan pukul 20.02 WIB dan berangkat pukul 20.04 WIB, sementara KA Muria nomor 19 tiba pukul 23.42 WIB dan berangkat pukul 23.44 WIB menuju Gambir.
Sementara dari Jakarta menuju Pekalongan dan Semarang, KA Muria nomor 26 berangkat dari Gambir pukul 06.00 WIB dan tiba di Pekalongan pukul 10.14 WIB. KA Muria nomor 20A berangkat pukul 07.15 WIB dan tiba di Pekalongan pukul 11.20 WIB.
Perjalanan lainnya tersedia pada siang hingga malam, yakni KA Muria nomor 24 yang tiba di Pekalongan pukul 16.14 WIB, KA Muria nomor 18 pukul 20.50 WIB, KA Muria nomor 28 pukul 23.54 WIB, serta KA Muria nomor 22 yang tiba di Pekalongan pukul 02.47 WIB.
Dengan pola tersebut, Pekalongan tetap menjadi salah satu titik pemberhentian penting dalam perjalanan KA Muria. Kereta ini menghubungkan kawasan Pantura Jawa Tengah dengan Jakarta dan Semarang.
Dalam operasionalnya, KA Muria terdiri atas sembilan kereta kelas eksekutif dengan kapasitas 450 tempat duduk. Kereta ini akan melayani sejumlah stasiun, antara lain Pekalongan, Tegal, Cirebon, Bekasi, Jatinegara dan Gambir.
Namun, tidak seluruh perjalanan memiliki pola pemberhentian yang sama. Sejumlah perjalanan KA Muria juga menambah pemberhentian di Stasiun Batang, Pemalang dan Karawang.
Luqman mengatakan penyederhanaan identitas tersebut dilakukan secara bertahap untuk memperkuat KA Muria sebagai identitas layanan perjalanan pada relasi Semarang Tawang–Gambir. "Kami ingin KA Muria semakin kuat sebagai nama yang mudah dikenali dan menjadi identitas perjalanan KAI pada relasi Semarang Tawang–Gambir,” katanya.
KAI mengimbau pelanggan yang selama ini terbiasa mencari KA Argo Muria, KA Argo Sindoro maupun KA Argo Merbabu agar mulai menyesuaikan pencarian tiket dengan nama KA Muria untuk perjalanan mulai 1 Oktober 2026. Dengan perubahan tersebut, penumpang dari Pekalongan perlu memastikan kembali nama kereta saat melakukan pemesanan agar tidak keliru dalam memilih layanan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....