Tebar 15 Ribu Benih Ikan, Karanganyar Perkuat Ekosistem dan Ketahanan Pangan
- 25 Agt 2026 13:47 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Karanganyar – Sebanyak 15.000 benih ikan ditebar di Waduk Lalung dan Waduk Jlantah, Kabupaten Karanganyar, sebagai upaya menjaga keseimbangan ekosistem perairan sekaligus mendukung ketahanan pangan masyarakat. Kegiatan penebaran benih ikan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia dan HUT ke-81 Provinsi Jawa Tengah.
Masing-masing waduk mendapatkan 7.500 benih ikan, terdiri atas ikan nilem dan tawes. Kedua jenis ikan tersebut diharapkan dapat berkembang dan menjaga keberlangsungan ekosistem perairan, sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar waduk.
Penebaran di Waduk Lalung dilakukan secara simbolis oleh Bupati Karanganyar Rober Christanto. Sementara itu, penebaran benih di Waduk Jlantah dilakukan oleh Camat Jatiyoso bersama kepala desa se-Kecamatan Jatiyoso.
Bupati Karanganyar Rober Christanto mengatakan, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi bagian dari peringatan hari kemerdekaan. Akan tetapi juga merupakan bentuk kepedulian pemerintah terhadap kelestarian lingkungan dan ketahanan pangan masyarakat.
“Jangan sampai peringatan kemerdekaan hanya menjadi seremoni. Kita ingin ada kegiatan yang memberikan manfaat nyata, salah satunya dengan menjaga ekosistem perairan dan memperkuat ketahanan pangan masyarakat,” ujar Rober.
Menurutnya, populasi ikan yang terjaga dapat membantu mempertahankan keseimbangan ekosistem di kawasan waduk. Oleh karena itu, masyarakat juga memiliki peran penting dalam menjaga kelestarian perairan dan menghindari aktivitas yang dapat merusak lingkungan.
“Ini harus kita jaga bersama. Kalau ekosistemnya baik, manfaatnya juga akan kembali kepada masyarakat,” katanya.
Selain penebaran benih ikan, rangkaian kegiatan juga diisi dengan pembinaan Petugas Inseminasi Buatan (IB) yang digelar Dinas Pertanian, Pangan, dan Perikanan Kabupaten Karanganyar di Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) Karanganyar. Dalam kegiatan tersebut, Bupati Karanganyar menekankan pentingnya peningkatan kualitas pelayanan kepada peternak.
Petugas IB tidak hanya dituntut memiliki kemampuan teknis, tetapi juga harus mampu memberikan pelayanan yang humanis dan komunikatif. “Petugas tidak hanya bekerja secara teknis, tetapi juga harus bisa memberikan semangat dan pendampingan kepada para peternak. Peternak harus merasa dilayani dan dibantu,” ujarnya.
Rober juga mendorong terjalinnya hubungan yang lebih baik antara peternak dan hewan ternaknya. Menurutnya, perawatan dan perhatian terhadap ternak menjadi bagian penting dalam mendukung keberhasilan reproduksi sekaligus meningkatkan produktivitas peternakan.
Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian, Pangan, dan Perikanan Kabupaten Karanganyar Feriana Dwi Kurniawati mengatakan, pembinaan Petugas IB juga diisi dengan kegiatan teknis. Antara lain, pengisian ulang straw semen beku dan nitrogen cair (N₂).
Melalui rangkaian kegiatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Karanganyar berharap peringatan kemerdekaan dapat diwujudkan melalui program yang memberikan manfaat nyata. Baik dalam menjaga lingkungan perairan maupun mendukung produktivitas sektor pertanian dan peternakan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....