Wujudkan “Kajen Bangkit”, Warga Siwalan Pekalongan Gerakkan Kepedulian Sosial

  • 19 Agt 2026 13:31 WIB
  •  Semarang
Poin Utama
  • Wujudkan “Kajen Bangkit”, Warga Siwalan Tak Sekadar Rayakan HUT RI, Tapi Gerakkan Kepedulian Sosial
  • Semarak peringatan HUT RI dan Hari Jadi Kabupaten Pekalongan terjadi secara merata di 19 kecamatan yang ada

RRI.CO.ID, Pekalongan – Semangat “Kajen Bangkit, Satukan Hati Bangun Negeri” tidak hanya diwujudkan melalui perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan RI dan Hari Jadi Kabupaten Pekalongan ke-404. Warga Kecamatan Siwalan juga mengisinya dengan berbagai kegiatan sosial, mulai dari pemeriksaan kesehatan gratis hingga donor darah.

Rangkaian kegiatan tersebut digelar bersamaan dengan pentas seni dan senam massal. Keterlibatan masyarakat dari berbagai kelompok usia menunjukkan bahwa momentum peringatan kemerdekaan dan hari jadi daerah dapat menjadi ruang untuk memperkuat kepedulian terhadap kesehatan dan sesama.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Dinporapar) Kabupaten Pekalongan, Drs. Mores Irson Kubela, mengatakan partisipasi masyarakat menjadi bagian penting dalam mendorong pembangunan daerah. Menurutnya, semangat kebersamaan perlu diwujudkan melalui kegiatan yang memberikan manfaat langsung.

“Kegiatan ini sangat luar biasa. Di samping ada pentas seni dan senam massal, panitia juga menyelenggarakan pemeriksaan kesehatan gratis bagi warga dan donor darah, sebagai upaya meningkatkan jiwa sosial dan kemanusiaan masyarakat,” ujar Mores, Rabu, 19 Agustus 2026.

Menurut Mores, pemeriksaan kesehatan gratis menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk lebih memperhatikan kondisi kesehatan. Sementara, donor darah merupakan bentuk kepedulian nyata untuk membantu masyarakat yang membutuhkan.

Ia menilai kegiatan yang melibatkan berbagai kelompok usia tersebut juga memperkuat rasa memiliki masyarakat terhadap Kabupaten Pekalongan. Semangat gotong royong menjadi modal penting agar pembangunan daerah tidak hanya dilakukan pemerintah, tetapi juga melibatkan masyarakat.

Sementara itu, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Pekalongan, Galuh Kirana Sukirman, mengatakan semarak peringatan HUT RI dan Hari Jadi Kabupaten Pekalongan berlangsung di seluruh 19 kecamatan. Penggerak PKK turut mengambil bagian dalam berbagai kegiatan yang digelar di tingkat kecamatan maupun desa.

“Setiap tahun perayaan HUT RI dan hari jadi di 19 kecamatan yang ada selalu semarak. Animo dan keterlibatan masyarakat juga luar biasa, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa,” ujarnya.

Menurut Galuh, tingginya keterlibatan warga menunjukkan bahwa peringatan HUT RI dan hari jadi daerah bukan sekadar agenda pemerintah. Masyarakat dari berbagai kelompok usia ikut mengambil peran sehingga suasana kebersamaan dan gotong royong semakin terasa.

Galuh juga menekankan agar peran kader PKK tidak hanya muncul ketika terdapat agenda besar. Penggerak PKK diharapkan terus hadir dalam berbagai kegiatan yang berkaitan dengan masyarakat dan pembangunan di tingkat kecamatan maupun desa.

“Keterlibatan penggerak PKK di setiap kecamatan selalu kita gaungkan. Bukan hanya di event tahunan seperti HUT RI dan Hari Jadi Kabupaten Pekalongan, tetapi di setiap kesempatan selalu penggerak PKK terlibat,” ujarnya.

Pelaksana Tugas(Plt) Camat Siwalan, Christina Bota, mengatakan rangkaian kegiatan tersebut menunjukkan bahwa semangat “Kajen Bangkit” dapat diterjemahkan melalui keterlibatan masyarakat dalam kegiatan yang bermanfaat. Hiburan, kegiatan kesehatan, aksi sosial, dan gotong royong dapat berjalan beriringan dalam satu momentum.

“Untuk pemeriksaan kesehatan gratis kita bekerja sama dengan RS Prima Pekalongan. Donor darah kita bekerja sama dengan Unit Donor Darah PMI Kabupaten Pekalongan,” katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....