Bupati Kudus Pimpin Aksi Bersih-bersih di Terminal Wisata Religi Bakalan Krapyak
- 19 Jun 2026 15:42 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Kudus - Bupati Kudus Sam’ani Intakoris memimpin aksi bersih-bersih di Terminal Wisata Religi Bakalan Krapyak, Jumat, 19 Juni 2026. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga kebersihan gerbang wisata religi sekaligus memperkuat budaya gotong royong di tengah masyarakat.
Ratusan peserta dari berbagai unsur terlibat dalam kerja bakti massal tersebut. Mereka terdiri atas aparatur sipil negara, anggota TNI-Polri, relawan, dan masyarakat yang bersama-sama membersihkan kawasan terminal.
Sejak pagi, para peserta melakukan pembersihan lingkungan, mengangkut sampah, serta menata sejumlah area terminal agar lebih bersih dan nyaman. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari kampanye pemilahan sampah sejak dari sumbernya melalui program Kudus Asik.
Bupati Sam’ani mengatakan Terminal Wisata Religi Bakalan Krapyak dipilih karena memiliki posisi strategis sebagai pintu masuk utama wisatawan dan peziarah. Lokasi tersebut menjadi jalur menuju sejumlah destinasi religi, termasuk Menara Kudus dan Makam Sunan Kudus.
“Terminal Bakalan Krapyak merupakan salah satu pintu masuk utama bagi wisatawan dan peziarah. Kebersihan kawasan ini harus menjadi perhatian bersama agar pengunjung merasa nyaman dan mendapatkan kesan positif saat berada di Kabupaten Kudus,” ujarnya.
Menurut Sam’ani, kebersihan lingkungan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah. Peran aktif masyarakat sangat diperlukan untuk menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman.
Ia juga mendorong masyarakat membiasakan pemilahan sampah sejak dari rumah. Langkah tersebut dinilai dapat mengurangi volume sampah yang berakhir di tempat pembuangan akhir.
“Jika setiap orang memiliki kesadaran untuk memilah sampah dan menjaga kebersihan lingkungan di sekitarnya, maka Kudus yang bersih, sehat, dan nyaman akan lebih mudah terwujud. Kami berharap budaya ini terus tumbuh dan menjadi kebiasaan masyarakat,” ujarnya.
Sam’ani mengapresiasi sinergi seluruh pihak yang terlibat dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, semangat kolaborasi dan gotong royong menjadi modal penting untuk mewujudkan Kudus yang lebih bersih, asri, dan ramah bagi masyarakat maupun wisatawan.
Sementara itu, Ketua Umum Laskar Lereng Muria, Agus Riawan, mengatakan kegiatan korve kali ini diikuti sebanyak 277 peserta dari berbagai unsur. Ia menilai kehadiran Bupati Kudus memberikan semangat tersendiri bagi para peserta yang ikut dalam aksi kerja bakti.
“Alhamdulillah Pak Bupati hadir bersama kami. Kami pilih terminal ini karena merupakan obyek vital di Kabupaten Kudus dan banyak wisatawan datang ke sini,” ungkap Agus.
Ia menambahkan, gerakan lingkungan tersebut akan terus dilaksanakan secara berkelanjutan. Dalam waktu dekat, Laskar Lereng Muria juga menyiapkan Program Kali Bersih (Prokasih) di wilayah Kecamatan Jekulo sebagai bentuk kepedulian terhadap kebersihan lingkungan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....