DLHP Purworejo Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia dengan Tanam 350 Mangrove
- 06 Jun 2026 19:02 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Purworejo - Pemerintah Kabupaten Purworejo memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 dengan aksi nyata pengendalian perubahan iklim. Puncak kegiatan ditandai penanaman 350 bibit mangrove di pesisir Desa Malang, Kecamatan Ngombol, Kabupaten Purworejo, pada Sabtu, 6 Juni 2026.
Mengusung tema nasional “Saatnya Bekerja Untuk Iklim”, kegiatan melibatkan 175 peserta dari unsur TNI, Polri, OPD, perguruan tinggi, peserta ProKlim, hingga warga. Hadir Kodim 0708, Polres Purworejo, dan Yonif 412.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Perikanan Purworejo Wiyoto Harjono menegaskan peringatan ini bukan sekadar seremonial. “Ini pengingat bahwa seluruh elemen harus terus berkolaborasi menjaga lingkungan dan menghadapi perubahan iklim,” ujarnya.
Rangkaian aksi meliputi kerja bakti Gerakan Nasional Indonesia ASRI, penanaman mangrove bersama CDK Wilayah VIII, serta penyerahan penghargaan Evaluasi ProKlim 2026 tingkat kabupaten.
Wiyoto menyebut peringatan ini merespons Triple Planetary Crisis yakni perubahan iklim, hilangnya keanekaragaman hayati, dan pencemaran. Tema global Inspired by Nature, For Climate, For Our Future mendorong aksi iklim berbasis alam dan inovasi hijau.
Pemkab Purworejo memberi apresiasi kepada desa, kelurahan, dan RW yang sukses menjalankan ProKlim. Penerima penghargaan antara lain, Desa Gunungwang, RW 02 Desa Tangkisan, Desa Kentengrejo, RW 02 Kelurahan Sindurjan, RW 03 Kelurahan Semawung Daleman, RW 01 Desa Piyono dan 10 wilayah lainnya di Kecamatan Bruno, Loano, Bagelen, Grabag, Banyuurip, Bener, Butuh, Pituruh, Gebang, serta Kemiri.
Sementara itu, Bupati Purworejo, Yuli Hastuti menekankan pentingnya aksi terukur dan berkelanjutan. “Melalui tema Saatnya Bekerja Untuk Iklim, seluruh pihak diharapkan tidak hanya merayakan, tetapi menjalankan aksi yang terdokumentasi. Gerakan Indonesia ASRI menjadi langkah nyata pengendalian iklim melalui kolaborasi,” tutur Bupati.
Bupati mengapresiasi komitmen peserta ProKlim. Menurutnya, keberhasilan program ini membuktikan pelestarian lingkungan bisa dimulai dari tingkat desa hingga RT dan RW.
Penanaman 350 mangrove di Desa Malang menjadi langkah strategis menjaga pesisir dari abrasi, meningkatkan keanekaragaman hayati, serta mendukung penyerapan emisi karbon. Pemkab berharap kesadaran masyarakat terus tumbuh demi mewujudkan Purworejo yang lebih hijau, bersih, sehat, dan berkelanjutan.(Ags)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....