Bebas Gangguan Server, Pemprov Jateng Pastikan SPMB 2026 Antilemot

  • 11 Jun 2026 10:05 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Semarang - Pemerintah Provinsi(Pemprov) Jawa Tengah memastikan pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 berjalan lancar tanpa gangguan server maupun akses yang lambat. Berbagai penguatan teknologi disiapkan agar masyarakat dapat mengakses sistem pendaftaran dengan nyaman selama proses berlangsung.

Kepala Dinas Pendidikan Jawa Tengah, Sadimin mengatakan aplikasi SPMB 2026 merupakan sistem yang dikembangkan secara mandiri oleh Pemprov Jateng. Tahun ini menjadi tahun kedua penggunaan aplikasi tersebut setelah dilakukan berbagai penyempurnaan.

Dinas Pendidikan Jawa Tengah menggandeng Dinas Komunikasi, Informatika, dan Digital (Diskomdigi) Jateng, serta perusahaan teknologi Alibaba untuk memperkuat infrastruktur sistem tersebut. “Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bekerja sama dengan Diskomdigi dan juga Alibaba untuk memastikan sistem jaringan dapat berjalan dengan baik dan stabil,” katanya, Rabu, 10 Juni 2026.

Menurut Sadimin, salah satu fokus utama pengembangan sistem adalah memastikan server tetap stabil meskipun terjadi lonjakan pendaftar. Oleh karena itu, pemerintah memperkuat kapasitas jaringan dan sistem pendukung agar risiko gangguan dapat diminimalkan.

Ia menjelaskan, SPMB 2026 menggunakan teknologi cloud server dengan fitur auto scaling yang memungkinkan kapasitas server bertambah secara otomatis. Dengan teknologi tersebut, sistem mampu menyesuaikan beban akses secara real time sehingga tidak mudah mengalami perlambatan.

“Kapasitas membesar otomatis sesuai dengan jumlah pendaftar. Sistem tidak lambat saat diakses masyarakat,” ujarnya.

Selain menjaga performa jaringan, Pemprov Jateng juga menyiapkan sistem cadangan berbasis multi-zone. Langkah ini dilakukan agar layanan tetap berjalan meskipun terjadi gangguan pada salah satu pusat data.

Apabila terjadi kendala pada server utama, sistem cadangan akan langsung mengambil alih operasional secara otomatis. Dengan demikian, proses pendaftaran tetap dapat berlangsung tanpa terputus.

Dari sisi keamanan, perlindungan data pribadi calon murid juga menjadi perhatian utama. “Kami menjamin perlindungan penuh terhadap data pribadi siswa, dari risiko kebocoran data maupun serangan siber,” kata Sadimin.

Untuk memastikan seluruh layanan berjalan optimal, tim teknis disiagakan selama masa pelaksanaan SPMB. Mereka bertugas memantau kinerja sistem secara langsung sekaligus menangani gangguan yang mungkin muncul dengan cepat.

Pemprov Jateng juga membuka sejumlah posko pengaduan bagi masyarakat yang mengalami kendala saat pendaftaran. Posko tersedia di Kantor Dinas Pendidikan Jateng, Cabang Dinas Pendidikan Wilayah I hingga XII, serta SMA dan SMK Negeri penyelenggara SPMB.

Selain datang langsung, calon murid dan orang tua dapat menyampaikan aduan melalui layanan daring di https://bantuan.spmb.jatengprov.go.id atau call center 0895 6342 48720. Pemerintah berharap berbagai kanal bantuan tersebut dapat memastikan proses SPMB berjalan lancar, mudah diakses, dan bebas hambatan bagi seluruh masyarakat.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....