Ikon Wisata Jateng, Gubernur Dukung Dieng Culture Festival di Buka 28 Agustus

  • 12 Agt 2026 02:15 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Semarang -Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi memberikan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan Dieng Culture Festival (DCF) 2026 yang akan digelar di Kawasan Candi Dieng, Dieng Kulon, Kabupaten Banjarnegara, 28-30 Agustus 2026. DCF dinilai telah berkembang menjadi festival budaya yang tidak hanya dikenal di Jawa Tengah, tetapi juga menjadi destinasi nasional dan internasional.

Ahmad Luthfi menilai DCF memiliki kekuatan karena lahir dari masyarakat dan terus berkembang dengan mengedepankan potensi budaya serta pariwisata Dieng. Pemprov Jateng, kata dia, siap memberikan dukungan melalui organisasi perangkat daerah terkait untuk memastikan penyelenggaraan festival berjalan optimal.

"Festival ini sangat spesial, karena sudah menjadi destinasi nasional dan internasional. Kami dari Pemprov Jateng tentu sangat mendukung, dinas-dinas terkait nanti akan kita turunkan ke sana untuk mendukung kegiatan," kata Luthfi saat berdialog dengan panitia DCF 2026.

Dukungan tersebut juga mencakup upaya menjadikan DCF sebagai bagian dari pengembangan pariwisata berkelanjutan di Jawa Tengah. Salah satunya melalui kolaborasi kegiatan budaya dengan gerakan pelestarian lingkungan seperti aksi Dieng Bersih.

Ketua Pelaksana DCF 2026 Alif Faozi mengatakan festival tahun ini mengusung tema "Spirit of Harmony". Tema tersebut menggambarkan semangat keharmonisan antara manusia dengan Sang Pencipta, sesama manusia, serta manusia dengan alam.

Menurut Alif, konsep tersebut sekaligus menjadi komitmen DCF untuk memberikan dampak positif bagi masyarakat dan lingkungan di sekitar Dieng. Sejumlah pelaku UMKM lokal juga akan dilibatkan, mulai dari perajin Batik Banjarnegara, caping, produsen carica dan purwaceng hingga pelaku usaha kopi.

"Sesuai dengan misi kami, Dieng Culture Festival menawarkan konsep pariwisata yang berkualitas," ujar Alif usai bertemu Gubernur Ahmad Luthfi di Kantor Gubernur Jawa Tengah, Selasa, 11 Agustus 2026.

Selama tiga hari dua malam, wisatawan akan diajak menikmati rangkaian kegiatan di empat venue, yakni Venue Arjuna, Venue Pandawa, Venue Gatotkaca dan kawasan Kompleks Candi Dieng. Beragam agenda tersebut memadukan pertunjukan seni tradisi, budaya, musik, kuliner hingga kegiatan yang mengangkat kepedulian terhadap lingkungan.

DCF 2026 juga menandai kembalinya Jazz Atas Awan setelah pada 2025 digantikan dengan Simphony Dieng. Panitia menyiapkan konsep artistik yang berbeda sekaligus meningkatkan fasilitas pelayanan untuk memberikan pengalaman yang lebih baik kepada pengunjung.

Salah satu agenda utama tetap prosesi pencukuran anak rambut gimbal yang akan digelar di Candi Arjuna. Tahun ini, sekitar 10 anak gimbal dijadwalkan mengikuti prosesi budaya tersebut.

Dengan dukungan pemerintah daerah dan keterlibatan masyarakat, DCF diharapkan semakin memperkuat posisi Dieng sebagai destinasi wisata unggulan. Festival tersebut sekaligus menjadi ruang untuk memperkenalkan kekayaan budaya lokal sekaligus mendorong pariwisata yang memberi manfaat bagi masyarakat dan lingkungan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....