Perputaran Uang Purwokerto Half Marathon 2026 Ditarget Tembus Rp10 Miliar

  • 17 Mei 2026 20:43 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Semarang - Purwokerto Half Marathon 2026 tidak hanya menjadi panggung adu cepat ribuan pelari, tetapi juga diproyeksikan menjadi mesin penggerak ekonomi daerah. Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menargetkan perputaran uang dari ajang ini menembus Rp10 miliar, seiring meningkatnya jumlah peserta dan kunjungan dari luar daerah.

Tercatat ada 6.000 pelari dan ribuan suporter dari berbagai kota memadati Kabupaten Banyumas saat event berlangsung pada Minggu, 17 Mei 2026. Kehadiran peserta, pendamping, hingga wisatawan itu membawa dampak ekonomi langsung bagi hotel, kuliner, transportasi, hingga pelaku UMKM lokal.

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mengatakan Purwokerto Half Marathon telah berkembang menjadi event yang melibatkan banyak unsur masyarakat. Mulai dari pelajar, budayawan, pelaku UMKM, hingga warga yang menjadi tim sorak ikut meramaikan gelaran tersebut.

“Masyarakat sudah memiliki event ini (Purwokerto Half Marathon). Ada pelajar, budayawan, UMKM semua ikut serta sehingga Purwokerto ini menjadi hidup event-nya,” ujar Luthfi usai finis kategori 5K di Menara Teratai, Purwokerto.

Menurut Luthfi, olahraga lari kini telah menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat sehingga event serupa perlu diperluas di berbagai daerah. Ia optimistis ajang olahraga yang dipadukan dengan pariwisata mampu mengangkat nama Jawa Tengah sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.

“Kalau perlu seluruh kabupaten/kota perlu bikin seperti ini, saya yakin akan mendunia untuk Provinsi Jawa Tengah. Tourism-nya dapat, UMKM-nya dapat, sehat dan bahagianya juga dapat,” katanya.

Luthfi juga mendorong pengembangan sport tourism yang terintegrasi dengan desa wisata. Menurutnya, potensi sekitar seribu desa wisata di Jawa Tengah dapat menjadi nilai tambah untuk menarik kunjungan wisatawan sekaligus memperpanjang masa tinggal peserta lomba.

Optimisme terhadap dampak ekonomi Purwokerto Half Marathon bukan tanpa alasan. Dalam dua tahun terakhir, event ini menunjukkan tren peningkatan perputaran ekonomi yang cukup signifikan.

Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah Sumarno menyebut, perputaran ekonomi Purwokerto Half Marathon pada 2024 mencapai sekitar Rp6,4 miliar. Nilai tersebut meningkat menjadi Rp8,5 miliar pada 2025 dan ditargetkan naik tahun ini.

“Tahun 2026 ini harapannya menjadi Rp10 miliar. Mudah-mudahan berhasil, bahkan lebih dari itu,” ujar Sumarno.

Diberitakan RRI sebelumnya, Purwokerto Half Marathon 2026 diikuti 2.000 pelari kategori 21K, 1.750 peserta 10K, 2.000 pelari 5K, serta 250 peserta 3K fun run.

Event olahraga seperti ini tidak hanya mendorong masyarakat hidup sehat, tetapi juga menjadi pemantik pertumbuhan ekonomi berbasis konsumsi.

“Minimal mereka menginap di hotel, makan, dan harapannya berbelanja untuk UMKM di Purwokerto,” ujarnya Sumarno.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....