Magelang Fair 2026 Targetkan Perputaran Uang Rp2,5 Miliar

  • 09 Jul 2026 14:51 WIB
  •  Semarang
Poin Utama
  • Magelang Fair 2026
  • Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi, dan Usaha Mikro Kota Magelang

RRI.CO.ID, Kota Magelang- Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi, dan Usaha Mikro Kota Magelang menargetkan perputaran uang selama kegiatan Magelang Fair 2026 mencapai Rp 2,5 miliar. Target tersebut sama dengan Magelang Fair 2025 lalu.

Kepala Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi, dan Usaha Mikro Kota Magelang, Syaifullah optimistis target perputaran uang selama Magelang Fair 2026 dapat tercapai. “Paling tidak seperti tahun kemarin karena kondisi ekonomi masyarakat masih mengalami pelambatan,” katanya di sela-sela kegiatan Magelang Fair 2026 di Alun-alun Kota Magelang, Kamis, 9 Juli 2026.

Syaifullah mengatakan, Magelang Fair 2026 digelar Pemkot Magelang dalam rangka membangkitkan sektor ekonomi perdagangan masyarakat Kota Magelang. Selain itu, juga untuk meningkatkan kapasitas dan kapabilitas para pelaku UMKM di Kota Magelang, karena sebagian besar masyarakat Kota Magelang bekerja di sektor UMKM.

Menurutnya, Magelang Fair menjadi wadah promosi produk unggulan daerah sekaligus memperluas jejaring usaha dan kolaborasi antarpelaku ekonomi. Ajang ini juga diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi Kota Magelang

Ia menambahkan, pameran ekonomi bertajuk Magelang Fair tersebut diikuti 120 peserta, baik individual maupun kelompok. Para peserta berpartisipasi dalam Magelang Fair dengan memamerkan barang dan jasa.

Selain itu, kegiatan ini juga diisi oleh organisasi perangkat daerah (OPD) Kota Magelang, kementerian dan lembaga pemerintah pusat, pelaku UMKM, serta perguruan tinggi. Sejumlah perusahaan dari sejumlah kabupaten dan kota di Pulau Jawa juga akan turut berpartisipasi.

“Adapun ragam kegiatan juga dihadirkan, di antaranya pameran nasional produk unggulan daerah, pameran UMKM, industri, pendidikan, hingga startup dan sebagainya. Selain itu, pelayanan publik, Magelang Food Festival, pentas seni budaya, sosialisasi KUR perbankan program UMKM Cerdas Digital,” katanya.

Sementara, Wali Kota Magelang, Damar Prasetyono mengatakan, keberadaan Magelang Fair menjadi faktor penting dalam mendorong perkembangan UMKM. Menurutnya, ajang ini mampu menghadirkan pasar dan meningkatkan transaksi ekonomi.

"UMKM ditopang oleh event. Tanpa event yang terstruktur, UMKM tidak bisa tumbuh, karena itu Kota Magelang terus berupaya menciptakan event-event yang berdampak terhadap pertumbuhan ekonomi," katanya.

Ia juga berharap, Magelang Fair tidak terbatas menampilkan produk UMKM saja. Akan tetapi, juga perangkat teknologi mutakhir, sehingga Magelang Fair menjadi wadah industri kreatif untuk promosi. (wied)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....