Gabung Mandiri Jogja Marathon, Luthfi Perkuat Sport Tourism di Perbatasan Jateng

  • 22 Jun 2026 00:01 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Semarang - Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi memanfaatkan ajang Mandiri Jogja Marathon 2026 untuk memperkuat pengembangan sport tourism di wilayah perbatasan Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta. Event yang berlangsung di kawasan Candi Prambanan itu dinilai menjadi contoh kolaborasi antardaerah dalam menggerakkan sektor pariwisata dan ekonomi.

Ahmad Luthfi hadir tidak hanya sebagai tamu undangan, tetapi juga ikut berlari pada kategori 5K Fun Run. Kehadirannya menjadi bentuk dukungan langsung terhadap penyelenggaraan event olahraga yang mampu menarik ribuan peserta dari dalam dan luar negeri.

Menurut Luthfi, event lari berskala nasional dan internasional memiliki dampak besar bagi daerah. Selain meningkatkan kunjungan wisatawan, kegiatan tersebut juga memberikan manfaat ekonomi bagi pelaku usaha, perhotelan, kuliner, hingga UMKM setempat.

Mandiri Jogja Marathon 2026 diikuti sekitar 10.200 pelari dari 17 negara. Ribuan peserta tersebut menjadikan kawasan perbatasan Jateng-DIY sebagai pusat aktivitas olahraga dan pariwisata selama pelaksanaan event.

Luthfi menilai lokasi penyelenggaraan di kawasan Candi Prambanan sangat strategis karena manfaatnya dapat dirasakan oleh dua wilayah sekaligus. Tidak hanya masyarakat Daerah Istimewa Yogyakarta, warga Kabupaten Klaten dan daerah sekitar di Jawa Tengah juga ikut menikmati dampak ekonominya.

Saat pelepasan peserta kategori 10K, Ahmad Luthfi turut memberikan semangat kepada para pelari. Ia mengajak peserta menjadikan olahraga lari sebagai gaya hidup sehat yang mampu membangun kebersamaan.

“Lari merupakan gaya hidup yang kita jalani bersama, saya bangga hari ini ikut bersama rekan-rekan semua,” ujarnya.

Semangat itu terus ia tunjukkan selama mengikuti lomba. Sepanjang rute, Luthfi beberapa kali menyapa dan menyemangati para peserta yang berjuang menyelesaikan perlombaan.

Bagi Ahmad Luthfi, pengembangan sport tourism harus menjadi agenda bersama seluruh daerah di Jawa Tengah. Karena itu, ia mendorong pemerintah kabupaten dan kota untuk memperbanyak event olahraga yang terintegrasi dengan potensi wisata setempat.

Ia juga mengusulkan penyusunan kalender event bersama antarwilayah agar penyelenggaraan kegiatan lebih terarah dan berdampak luas. Melalui kolaborasi tersebut, daya tarik wisata daerah dapat meningkat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

“Di Jawa Tengah semua daerah saya minta untuk memperbanyak event. Kalau perlu buat kalender event bersama antar kabupaten/kota atau provinsi di sekitar. Kolaborasi penting untuk pembangunan wilayah,” katanya.

Mandiri Jogja Marathon 2026 mempertandingkan empat kategori, yaitu Marathon, Half Marathon, 10K, dan 5K Fun Run. Event ini menjadi salah satu contoh bagaimana olahraga dapat menjadi instrumen efektif untuk memperkuat pariwisata dan ekonomi kawasan perbatasan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....