Canggih! Pemprov Terima Hibah Alat Penghasil Air Minum Dari Udara
- 05 Mei 2026 22:33 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Semarang - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menerima hibah alat canggih penghasil air minum dari udara bernama ToyaKU. Inovasi ini diharapkan menjadi solusi penyediaan air bersih, terutama saat musim kemarau.
Alat tersebut merupakan hasil riset Universitas Dian Nuswantoro yang mampu menghasilkan air siap minum tanpa bergantung pada sumber konvensional. Teknologi ini memanfaatkan udara sebagai sumber utama air dengan sistem modern berbasis kecerdasan buatan.
Hibah diserahkan langsung oleh Rektor Udinus, Pulung Nurtantio Andono, kepada Sekretaris Daerah Jawa Tengah, Sumarno, Selasa 5 Mei 2026. Dalam kesempatan itu, Sumarno bahkan mencoba langsung air hasil produksi alat tersebut.
"Kami mengapresiasi dari teman-teman Udinus yang melakukan inovasi untuk ToyaKU ini. Ini luar biasa karena menangkap air dari udara. Tadi saya mencoba airnya segar," kata Sumarno.
Sumarno berharap alat seperti ToyaKU dapat dikembangkan dan diperbanyak untuk menjangkau daerah yang mengalami krisis air. "Mudah-mudahan dengan model-model alat seperti ini, juga menjadi bagian kita menangani kekurangan kebutuhan air, utamanya air bersih di musim kemarau nanti," imbuhnya.
Sementara itu, Pulung menjelaskan ToyaKU merupakan Smart Atmosphere Water Generator yang dikembangkan dari riset mahasiswa. Alat ini dilengkapi teknologi IoT dan kecerdasan buatan untuk memastikan kualitas air tetap terjaga.
"Insyaallah kesehatannya terjamin karena sudah diperiksa oleh Dinas Kesehatan Kota Semarang," jelasnya.
Pulung berharap inovasi ini tidak berhenti sebagai penelitian kampus semata. Melalui hibah ke Pemprov Jateng, teknologi tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan secara luas oleh masyarakat.
Menurutnya, tantangan penyediaan air bersih masih menjadi persoalan di berbagai daerah, terutama saat musim kemarau. Kehadiran teknologi ini menjadi alternatif solusi yang praktis dan berkelanjutan.
ToyaKU mampu memproduksi hingga 8 liter air dalam waktu 12 jam. Selain itu, pihak Udinus juga tengah mengupayakan hak paten untuk melindungi inovasi tersebut.
Kepala Biro Umum Setda Jawa Tengah, Laksono Dewanto, turut mengapresiasi hibah tersebut. Ia menyebut alat ini serupa dispenser modern yang mengolah udara menjadi air minum.
"ToyaKU ini akan kami tempatkan di public space, di co-working space kami. Di situ ada Rumah Rakyat. Harapannya seluruh tamu yang berdatangan di kantor gubernur bisa menikmati dan memanfaatkan ToyoaKU," pungkasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....