Puluhan Investor Tunjukan Kepeminatan di Ajang Central Java Investment Business

  • 02 Mei 2026 07:10 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Semarang - Sebanyak 30 investor menunjukkan kepeminatan terhadap peluang investasi di Jawa Tengah menjelang gelaran Central Java Investment Business Forum (CJIBF) 2026. Forum ini dijadwalkan berlangsung pada 11–12 Mei 2026 di Hotel PO Semarang dengan melibatkan pelaku usaha dan pemerintah.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Jawa Tengah, Sakina Rosellasari, menyebut sekitar 30 investor telah terdata dan sebagian sudah menyatakan minat. Para investor tersebut juga telah melalui proses verifikasi sebelum diikutsertakan dalam forum.

“Untuk investornya sudah terdata sekitar 30, dan ini akan kami tindak lanjuti melalui one-on-one meeting. Kami sudah melakukan verifikasi dan sebagian sudah menunjukkan kepeminatan,” kata Sakina usai audiensi dengan Gubernur Jateng di ruang kerjanya, Kamis 30 April 2026.

Ia berharap pertemuan dalam CJIBF dapat menghasilkan komitmen investasi awal berupa letter of interest (LoI). Langkah ini dinilai penting untuk mendorong realisasi investasi di Jawa Tengah.

Selain forum investasi, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan UMKM Grande 2026 yang menghadirkan 75 UMKM unggulan. Produk yang ditampilkan merupakan hasil kurasi ketat dengan potensi pasar yang luas.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Jawa Tengah, M. Noor Nugroho, menjelaskan puluhan UMKM tersebut dipilih berdasarkan kualitas dan kesiapan ekspor. Ragam produknya meliputi fesyen, wastra, kerajinan, furnitur, hingga kopi.

“Ada sekitar 75 UMKM yang sudah kita kurasi. Produknya beragam, mulai dari fesyen, wastra, kerajinan, home decor, furnitur, hingga kopi,” ujarnya.

Ia menambahkan, proses kurasi mempertimbangkan konsistensi usaha, kapasitas produksi, dan standar kualitas produk. Hal ini penting agar produk mampu bersaing di pasar global.

Pelaksanaan CJIBF juga disinergikan dengan Rapat Kerja Gubernur Mitra Praja Utama (MPU) yang diikuti sekitar 10 gubernur. Momentum ini dimanfaatkan untuk memperluas jejaring kerja sama dan promosi investasi daerah.

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, meminta agar kegiatan tersebut dimaksimalkan untuk memperkenalkan potensi daerah. Ia juga mendorong integrasi agenda agar para kepala daerah dapat terlibat langsung dalam forum investasi.

“Udah bagus. Itu kan bareng dengan acara Gubernur MPU, coba diatur sekalian agar bisa diajak ke acara CJIBF. Nah kalau ada gala dinner juga ya bisa digabungkan,” ujarnya.

Dengan skema tersebut, para kepala daerah tidak hanya mengikuti agenda pemerintahan. Mereka juga berkesempatan melihat langsung potensi UMKM dan membuka peluang kerja sama antardaerah.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....