Produksi Daging Jateng Cukup, Gubernur Dorong Produksi Susu Lewat Kontes
- 25 Apr 2026 19:23 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Semarang - Produksi daging di Jawa Tengah dinilai telah mencukupi dengan capaian mendekati 980.000 ton per tahun. Namun, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menekankan pentingnya peningkatan produksi susu untuk menutup kebutuhan yang masih kurang.
"Di Jawa Tengah yang tidak cukup adalah susu, contoh di daerah Batang itu ada perusahaan susu yang butuh 80.000 liter per hari dan itu pasokannya masih kurang," jelasnya saat menghadiri Kontes Sapi Asosiasi Peternak dan Penggemuk Sapi Indonesia (APPSI) Jateng Season 3 di Wonoland, Kabupaten Wonosobo, Sabtu, 25 April 2026.
Menurut Luthfi, kontes sapi selama ini lebih banyak berfokus pada sapi potong. Ia mendorong agar ke depan juga digelar kontes sapi perah guna memacu produktivitas susu di Jawa Tengah.
"Kami mohon kepada Wakil Menteri Pertanian, Ketua MPR RI dan teman-teman APPSI, jangan hanya kontes daging (sapi potong), melainkan kontes sapi susu (sapi perah) juga perlu diselenggarakan,” harapnya.
Ia menjelaskan, populasi sapi di Jawa Tengah mencapai 1,38 juta ekor, terdiri dari 1,29 juta sapi potong dan 85,8 ribu sapi perah. Dari jumlah tersebut, produksi daging hampir menyentuh 1 juta ton per tahun dan dinilai cukup untuk kebutuhan nasional.
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah terus memperkuat sektor peternakan sebagai bagian dari target swasembada pangan dalam RPJMD 2026. Upaya tersebut dilakukan melalui penyediaan bibit unggul, pakan berkualitas, dan peningkatan layanan kesehatan hewan.
Salah satu program unggulan adalah Healing atau Kesehatan Hewan Keliling yang dilakukan dengan sistem jemput bola. Program ini bertujuan memastikan kesehatan ternak, terutama menjelang Iduladha agar hewan kurban tetap sehat dan berkualitas.
Wakil Menteri Pertanian Sudaryono mendukung langkah tersebut dan menilai produksi daging dan susu masih perlu ditingkatkan. Ia menegaskan, kebutuhan susu juga meningkat seiring adanya program makan bergizi gratis.
"Makanya kami dorong peternak sapi potong dan sapi perah agar populasi sapinya terus diperbanyak,” ujar dia.
Ketua MPR RI Ahmad Muzani turut menilai kontes sapi menjadi sarana penting bagi peternak untuk bertukar pengetahuan. Ia optimistis, dengan dukungan berbagai pihak, populasi dan produksi sapi potong serta sapi perah di Indonesia akan terus meningkat.
"Wonosobo ini salah satu tempat yang bagus untuk ternak sapi. Kami akan dukung terus agar populasi sapi potong dan sapi perah di Indonesia terus meningkat sehingga semua kebutuhan masyarakat terpenuhi sendiri," katanya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....