Gubernur Bangga Jateng Jadi Pusat Muktamar Tapak Suci Dunia
- 08 Agt 2026 09:30 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Semarang - Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menyatakan kebanggaannya atas terpilihnya Jawa Tengah sebagai tuan rumah Muktamar XVI Tapak Suci Putera Muhammadiyah. Menurutnya, perhelatan yang digelar di Simpang Lima Semarang, Sabtu 8 Agustus 2026, menegaskan posisi Jawa Tengah sebagai pusat pertemuan penting bangsa dan organisasi Islam berpengaruh.
Luthfi mengatakan, Jawa Tengah merupakan “central of Java” atau pusat Pulau Jawa yang hari ini menjadi titik temu para pendekar Tapak Suci dari berbagai daerah bahkan mancanegara. Muktamar tersebut dihadiri peserta dari seluruh Indonesia serta perwakilan lima negara, sehingga menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Jawa Tengah.
“Atas nama Pemerintah Provinsi dan masyarakat Jawa Tengah, kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan,” ujarnya. Ia berharap Muktamar XVI Tapak Suci mampu menghasilkan keputusan-keputusan konstruktif yang memperkuat organisasi di masa mendatang.
Menurut Luthfi, seni bela diri pencak silat merupakan warisan budaya bangsa yang memiliki peran penting dalam membentuk karakter generasi muda. Nilai-nilai disiplin, semangat, dan kebersamaan yang ditanamkan melalui silat dinilai menjadi modal penting dalam membangun bangsa.
Ia menambahkan, kehadiran para pendekar silat dari berbagai daerah di Jawa Tengah menunjukkan bahwa pencak silat tidak sekadar olahraga, tetapi telah menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat. Lebih dari itu, silat menjadi sarana memperkuat persatuan dan kesatuan sekaligus membangun karakter kebangsaan.
Sementara itu, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang dalam kesempatan itu turut didapuk menjadi anggota akehormatan tapak suci mengucapkan selamat atas terselenggaranya Muktamar XVI Tapak Suci Putera Muhammadiyah. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada keluarga besar Muhammadiyah yang selama ini terus menjalin hubungan erat dan sinergis dengan Polri.
Menurut Sigit, penganugerahan anggota kehormatan Tapak Suci yang diterimanya menjadi simbol semakin kuatnya hubungan antara Polri dan Muhammadiyah. Kedekatan tersebut dibangun melalui berbagai kegiatan bersama yang selama ini melibatkan Aisyiyah, Pemuda Muhammadiyah, Kokam, hingga perguruan tinggi Muhammadiyah.
"Mudah-mudahan dengan Muktamar yang ada ini, tentunya ke depan program-program Tapak Suci akan menjadi lebih baik. Dan mudah-mudahan padepokan Tapak Suci yang akan di bangun nanti, ini juga betul-betul bisa menjadi tempat wadah latihan, penggemblengan agar rekan-rekan para pendekar yang ada di Tapak Suci betul-betul bisa semakin berlatih dengan baik," ujarnya.
Menurutnya, prestasi Tapak Suci yang konsisten berada di papan atas dalam berbagai kejuaraan nasional maupun internasional merupakan buah dari kerja keras dan kedisiplinan para anggotanya. Karena itu, ia mengajak seluruh pendekar untuk terus berlatih, menjaga akhlak, dan mengamalkan nilai-nilai yang menjadi ruh organisasi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....