Gubernur Targetkan Penanganan Longsor Ungaran Tuntas Sepekan
- 17 Feb 2026 14:37 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Semarang - Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menegaskan perlunya percepatan penanganan longsor di Perumahan Delta Asri, Leyangan, Ungaran Timur, Kabupaten Semarang. Ia menargetkan akses yang terputus akibat bencana itu kembali normal dalam waktu sepekan.
Peninjauan dilakukan Selasa, 17 Februari 2026, dengan melibatkan Tim Reaksi Cepat (TRC) Ngopeni Nglakoni dan unsur gabungan. Luthfi tampak turut berbaur dalam gotong royong kerja bakti dan sarapan bersama warga di lokasi terdampak.
Menurutnya, kolaborasi menjadi kunci percepatan penanganan bencana. Seluruh unsur, mulai dari pemerintah daerah, TNI-Polri, Tagana hingga masyarakat, harus bergerak dalam satu komando.
"Ini bentuk kolaborasi yang kompak ya di kabupaten Semarang ini. Ada Bupati, Dandim, Kapolres, ada Tagana, TRC, kemudian semua komponen masyarakat bahu-membahu dalam mengatasi masalah," kata dia.
Ia menekankan kesiapsiagaan harus terlihat dalam respons cepat di lapangan. Tagana di 35 kabupaten/kota diminta selalu siaga, termasuk pimpinan daerahnya.
"Bentuk hadirnya negara adalah bagaimana antara komponen masyarakat bersama-sama untuk bahu-membahu, tidak boleh ada yang menyalahkan. Inilah namanya penyelesaian problem bersama," jelasnya didampingi Bupati Semarang Ngesti Nugraha.
Dalam kesempatan itu, Luthfi memberi instruksi tegas kepada dinas terkait agar kajian teknis tidak berlarut-larut. Ia meminta penanganan fisik segera dikebut agar konektivitas antar-RW yang terputus bisa pulih.
"Dari PUPR sudah melakukan kajian. Saya bilang jangan lama-lama melakukan kajian, masyarakat sudah menunggu, biar nanti antar satu RW dengan RW lainnya terhubung," tegasnya.
Secara umum, Pemprov Jateng bersama kabupaten/kota telah melakukan mitigasi di wilayah rawan longsor, tanah bergerak, banjir, dan rob. Namun, menurutnya, setiap daerah memiliki karakteristik berbeda sehingga butuh langkah cepat dan spesifik.
"Mitigasi sudah. Setiap daerah memiliki karakteristik berbeda-beda, penanganan juga berbeda, dan kecepatan itu perlu," katanya.
Sejumlah bantuan telah digelontorkan untuk mendukung percepatan penanganan. Pemkab Semarang menerjunkan crane untuk menurunkan karung pasir dan mengangkat beton jembatan roboh.
Sementara, Pemprov Jateng menyalurkan bibit pohon, 100 sepatu boots, 100 paket sembako dari Baznas, dan 200 mushaf Al Qur'an. Ada juga bantuan beras Rp2,7 juta, serta logistik senilai Rp6,28 juta.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....