Jalan Sukowati dan Galeh-Ngrampal Segera Mulus, Pemprov Jateng Gelontorkan Rp38,2 M
- 19 Jun 2026 15:26 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Semarang - Keluhan masyarakat terhadap kerusakan menahun di ruas Jalan Sukowati dan Galeh-Ngrampal, Sragen segera terjawab. Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mengalokasikan anggaran sebesar Rp38,2 miliar untuk mempercepat perbaikan dua ruas jalan provinsi tersebut.
Kepastian itu disampaikan saat Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Jawa Tengah Henggar Budi Anggoro bersama Bupati Sragen, Sigit Pamungkas meninjau langsung kondisi jalan, Kamis 18 Juni 2026. Hasil pengecekan menunjukkan sejumlah titik mengalami kerusakan berat dan membutuhkan penanganan segera.
Henggar mengatakan, Pemprov Jateng telah menyiapkan anggaran khusus agar perbaikan bisa segera dilaksanakan. Menurutnya, kondisi beberapa bagian jalan memang tergolong sangat parah sehingga menjadi prioritas penanganan tahun ini.
“Setelah kita cek langsung, memang ada beberapa bagian yang kondisinya luar biasa parah. Ini nanti akan kita selesaikan,” ujarnya.
Untuk ruas Jalan Sukowati, Pemprov Jateng mengalokasikan anggaran sekitar Rp16,5 miliar melalui Peraturan Kepala Daerah (Perkada). Dana tersebut digunakan untuk memperbaiki ruas sepanjang satu kilometer dengan metode konstruksi yang disesuaikan tingkat kerusakan, mulai dari perkerasan beton hingga pelapisan aspal.
Sementara itu, perbaikan ruas Galeh-Ngrampal mendapat alokasi Rp14,4 miliar melalui Perkada. Penanganan ruas tersebut juga diperkuat tambahan anggaran APBD murni sebesar Rp7,3 miliar sehingga total panjang jalan yang diperbaiki mencapai sekitar 1,7 kilometer.
Secara keseluruhan, total panjang jalan yang ditangani pada dua ruas tersebut mencapai sekitar 2,7 kilometer. Pekerjaan fisik ditargetkan mulai pada awal Agustus 2026 dan diperkirakan rampung dalam waktu sekitar lima bulan.
Pemprov Jateng juga berupaya menambah alokasi anggaran pada 2027 agar penanganan ruas yang masih rusak dapat dipercepat. “Mudah-mudahan nanti teralokasi lagi, sehingga penanganan bisa lebih cepat rampung,” katanya.
Ruas Galeh-Ngrampal memiliki panjang total 20,65 kilometer. Saat ini masih terdapat sekitar tujuh kilometer jalan yang kondisinya rusak dan membutuhkan penanganan secara bertahap.
Sebelumnya, pada 2025 Pemprov Jateng telah melakukan preservasi ruas Galeh-Ngrampal sepanjang 1.613 meter dengan nilai kontrak Rp11,99 miliar. Pekerjaan meliputi pembangunan perkerasan beton, pelebaran jalan, overlay aspal, serta pembangunan bangunan pelengkap jalan.
Bupati Sragen Sigit Pamungkas mengapresiasi perhatian Gubernur Ahmad Luthfi terhadap kondisi infrastruktur di wilayahnya. Menurutnya, kerusakan paling parah berada di ruas Jalan Sukowati yang menjadi kewenangan pemerintah provinsi.
Ia menjelaskan, ruas Jalan Sukowati terbagi dalam dua kewenangan, yakni pemerintah kabupaten dan pemerintah provinsi. Bagian yang mengalami kerusakan paling serius berada pada segmen yang menjadi tanggung jawab Pemprov Jawa Tengah.
“Yang rusaknya sangat serius dan parah itu wilayah kewenangan provinsi. Alhamdulillah tahun ini akan diperbaiki. Kami mengucapkan terima kasih kepada Pak Gubernur atas atensinya,” ujar Sigit.
Kabar perbaikan tersebut juga disambut positif oleh warga. Gianto, warga yang tinggal di sekitar ruas Galeh-Ngrampal, mengaku lega karena jalan yang lama rusak akhirnya akan segera diperbaiki.
Menurutnya, kondisi jalan tersebut sudah bertahun-tahun menjadi keluhan masyarakat dan pengguna jalan, sehingga perbaikan jalan diharapkan akan meningkatkan kenyamanan serta keselamatan berkendara. “Saya terima kasih sama Pak Gubernur,” katanya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....