Bangun Desa Cerdas, UPGRIS Kembangkan 10 Pojok Literasi di Desa Lembu

  • 31 Agt 2026 16:33 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Kabupaten Semarang – Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) mendorong penguatan sumber daya manusia masyarakat Desa Lembu, Kecamatan Bancak, Kabupaten Semarang, melalui pengembangan 10 Pojok Literasi. Program tersebut menjadi bagian dari Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) Himpunan Mahasiswa Pendidikan Biologi UPGRIS dengan konsep Desa Cerdas.

Pengembangan 10 Pojok Literasi tersebut diperkenalkan dalam Expo dan Gelar Karya PPK Ormawa yang digelar di Desa Lembu, Senin, 31 Agustus 2026. Program dirancang sebagai ruang pembelajaran masyarakat yang tidak hanya berfokus pada kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga menyentuh berbagai persoalan kehidupan di desa.

Rektor UPGRIS, Dr. Sapto Budoyo, S.H., M.H., mengapresiasi program yang dinilai dapat memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi dan masyarakat. Menurutnya, keterlibatan perguruan tinggi diperlukan agar potensi desa dapat dikembangkan menjadi kekuatan ekonomi dan sosial.

“Perguruan tinggi bisa urun ilmu pengetahuan dan inovasi. Sementara itu, mahasiswa membawa energi serta kreativitas. Di sisi lain, pemerintah hadir lewat peran kebijakan dan dukungan, dan masyarakat menyediakan pengalaman serta pengetahuan mengenai potensi lokal,” ujarnya.

Menurut Sapto, pembangunan desa tidak cukup hanya mengandalkan pembangunan sarana fisik. Penguatan kapasitas masyarakat melalui pendidikan dan literasi menjadi bagian penting agar masyarakat mampu mengembangkan potensi yang dimiliki secara berkelanjutan.

Ia juga mengapresiasi Expo UMKM yang menjadi bagian dari rangkaian kegiatan. “Ini menjadi momentum untuk memperluas pasar, memperkenalkan produk unggulan Desa Lembu, meningkatkan kualitas produk, memperbaiki kemasan, membangun jejaring, dan memanfaatkan teknologi digital,” ucapnya.

Sapto menambahkan, program PPK Ormawa juga memberikan pengalaman kepada mahasiswa untuk terlibat langsung dalam persoalan masyarakat. Mahasiswa belajar menggali potensi, memahami kebutuhan, menyusun program, membangun komunikasi, bekerja sama, hingga menghasilkan inovasi yang memberikan dampak nyata.

“Itu poinnya, berdampak. Karena itu, saya memberikan apresiasi kepada HIMA Pendidikan Biologi UPGRIS yang telah melaksanakan program ini di Desa Lembu,” katanya.

Dosen Pembimbing PPK Ormawa Hima Pendidikan Biologi UPGRIS, Dr Ling. Maria Ulfah, S.Si., M.Pd., mengatakan konsep Desa Cerdas menjadi salah satu upaya untuk membangun ekosistem pembelajaran masyarakat secara lebih luas. Ia menjelaskan, 10 Pojok Literasi yang dikembangkan memiliki tema berbeda sesuai kebutuhan masyarakat.

Kesepuluhnya meliputi Pojok Literasi Mitigasi, Pojok Literasi Sehat, Pojok Literasi Pertanian, Pojok Literasi Adat Istiadat dan Seni Budaya, Pojok Literasi Ekonomi Kreatif, serta Pojok Literasi Digital. Kemudian, Pojok Literasi Baca, Pojok Literasi Numerasi, Pojok Literasi Karakter Spiritual, serta Pojok Literasi Pemberdayaan Perempuan.

Menurut Maria, keberagaman tema tersebut menunjukkan bahwa literasi tidak hanya berkaitan dengan kemampuan akademik. Masyarakat juga perlu memiliki kemampuan memahami persoalan di lingkungan sekitar dan memanfaatkan pengetahuan untuk meningkatkan kualitas hidup.

“Program tersebut dilengkapi dengan kurikulum pembelajaran nonformal. Pembelajaran dilaksanakan secara terstruktur dan berkelanjutan sebanyak 11 pertemuan pada setiap Pojok Literasi. Dengan demikian, keseluruhan program menghasilkan 110 pertemuan pembelajaran,” katanya.

Selain kegiatan pembelajaran, setiap Pojok Literasi memiliki kepengurusan dan rencana kerja yang terukur. Program juga diarahkan untuk membuka peluang peningkatan pendapatan masyarakat melalui pengembangan potensi desa serta mendorong pemanfaatan teknologi tepat guna dan teknologi digital.

Maria berharap keberadaan 10 Pojok Literasi tersebut dapat terus berjalan meskipun program mahasiswa telah berakhir. Menurutnya, keberlanjutan menjadi salah satu ukuran penting keberhasilan program.

Kegiatan Expo dan Gelar Karya PPK Ormawa juga dirangkaikan dengan Karnaval Pembangunan Desa Lembu, Festival Seni Budaya, Expo UMKM, serta Pentas Jatilan Reog Kreasi Turonggo Aji. Rangkaian kegiatan tersebut mempertemukan unsur pendidikan, pembangunan, ekonomi, kebudayaan, dan kreativitas masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....