Tingkatkan Literasi Keuangan Anak, KKN Undip Ajarkan Menabung Sejak Dini
- 18 Agt 2026 13:47 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Batang – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tim II Universitas Diponegoro sukses menyelenggarakan program kerja "Menabung Cerdas, Masa Depan Cerah" di Balai Desa Jrakahpayung, Kecamatan Tulis, Kabupaten Batang, baru-baru ini. Kegiatan ini diinisiasi sebagai respons terhadap rendahnya literasi keuangan pada anak-anak di Desa Jrakahpayung.
Mahasiswa KKN Undip, Hudan Al Birra Pamungkas selaku penanggung jawab program mengatakan, kebiasaan menabung dan pengelolaan uang saku belum banyak diperkenalkan sejak usia dini. Dengan menyasar anak-anak usia sekolah dasar di desa tersebut, program ini bertujuan untuk menanamkan disiplin finansial, kemampuan mengelola uang saku, serta menumbuhkan kemandirian ekonomi sejak usia muda.
Menurut dia, program ini dirancang agar memberikan dampak jangka panjang bagi generasi muda desa. Ia melihat bahwa edukasi literasi keuangan sejak dini itu penting, tapi masih jarang diperkenalkan secara menarik kepada anak-anak di desa.
"Melalui program Menabung Cerdas, Masa Depan Cerah, kami mendampingi anak-anak untuk memahami cara menabung, mengelola uang saku, dan membangun kebiasaan finansial yang sehat sejak kecil," ujarnya. Pelaksanaan kegiatan diawali dengan pemaparan materi secara interaktif mengenai pentingnya menabung dan mengelola uang saku.
Kemudian, dilanjutkan dengan sesi praktik langsung berupa pembuatan dan penggunaan "bank mini", simulasi menabung, serta quiz kreatif seputar tema menabung. Anak-anak tampak sangat antusias mengikuti jalannya acara dari awal hingga akhir, terlihat dari keaktifan mereka dalam simulasi dan semangat berkompetisi.
Menurut Hudan, program menabung ini turut mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), di antaranya SDGs 1 (Tanpa Kemiskinan) — membekali anak dengan kemandirian ekonomi sejak dini sebagai fondasi kesejahteraan jangka panjang. Selain itu juga SDGs 4 (Pendidikan Berkualitas) — memperluas akses edukasi non-formal berupa literasi keuangan bagi anak-anak.
Ia mengatakan, program ini juga sesuai dengan SDGs 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi) — menumbuhkan budaya menabung dan pengelolaan keuangan yang mendukung pertumbuhan ekonomi inklusif di tingkat desa. Acara reportase ini kemudian ditutup dengan sesi foto bersama, penyerahan cinderamata sarana menabung secara simbolis oleh Penanggung jawab program kepada anak-anak peserta program.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....