Siapkan Pekerja Berkualitas, KEK Batang dan Disdik Jateng Perkuat Kemitraan
- 21 Agt 2026 12:46 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Batang – Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang menggandeng Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah untuk memperkuat kesiapan peserta didik dan lulusan sekolah menengah kejuruan (SMK) memasuki dunia kerja. Kolaborasi tersebut diwujudkan melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) tentang penguatan karakter dan kesiapan kerja peserta didik serta lulusan SMK dalam kegiatan Diseminasi Program NGOPENI SMK di KEK Industropolis Batang.
Kerja sama ini menjadi tindak lanjut Kesepakatan Bersama antara KEK Industropolis Batang dan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah yang ditandatangani pada Rabu, 19 Agustus 2026. Kesepakatan tersebut mencakup kerja sama pembangunan ekonomi dan sumber daya manusia di Jawa Tengah.
Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko KEK Industropolis Batang, Angga Arie Saputra, mengatakan sumber daya manusia yang kompeten menjadi kebutuhan penting bagi kawasan industri. Menurutnya, SMK memiliki posisi strategis sebagai salah satu sumber talenta untuk memenuhi kebutuhan tenaga kerja di kawasan tersebut.
“KEK Industropolis Batang tidak hanya dibangun dengan infrastruktur, listrik, air, dan teknologi. Akan tetapi juga membutuhkan sumber daya manusia yang kompeten untuk mengoperasikan, memelihara, dan mengembangkan seluruh ekosistem industri di dalamnya,” ujarnya.
Melalui Program NGOPENI SMK, peserta didik akan diperkenalkan dengan kebutuhan dunia kerja sejak masih berada di bangku sekolah. Pembekalan tidak hanya diarahkan pada kompetensi sesuai bidang pendidikan, tetapi juga disiplin, tanggung jawab, budaya kerja, serta kemauan untuk terus belajar dan berkembang.
Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah, Sadimin, menekankan pentingnya menyiapkan lulusan SMK agar mampu memasuki dunia kerja secara langsung. Upaya tersebut dilakukan melalui penguatan karakter sekaligus peningkatan kompetensi yang relevan dengan kebutuhan dan perkembangan industri.
Penguatan karakter kerja dalam kerja sama tersebut mencakup integritas, disiplin, tanggung jawab, etos kerja, komunikasi, kerja sama, ketahanan kerja, kepatuhan terhadap prosedur, kepedulian terhadap keselamatan, serta kemampuan beradaptasi dan terus belajar. Karakter tersebut dinilai menjadi bagian penting dari kesiapan lulusan menghadapi lingkungan kerja.
Wakil Ketua Komisi III DPRD Provinsi Jawa Tengah, Mohammad Saleh, menilai kompetensi peserta didik harus mengikuti perkembangan dunia industri. Selain kemampuan teknis, peserta didik juga perlu memiliki karakter dan kemampuan beradaptasi dalam menghadapi perubahan dan perkembangan zaman.
Ruang lingkup kerja sama meliputi penyelarasan materi pembekalan dan pelatihan kesiapan kerja, fasilitasi kunjungan pabrik dan industri, serta keterlibatan praktisi industri sebagai narasumber, instruktur, mentor, penguji, dan pemberi umpan balik. Para pihak juga dapat memfasilitasi pelatihan, pembekalan, asesmen, sertifikasi kompetensi, magang, dan praktik kerja lapangan.
Bupati Batang, M. Faiz Kurniawan, menekankan pentingnya keterhubungan pendidikan kejuruan dengan perkembangan dan kebutuhan dunia usaha maupun dunia industri. Menurutnya, kurikulum SMK perlu adaptif, dinamis, dan terintegrasi dengan standar kompetensi yang dibutuhkan dunia kerja.
Sinergi penyiapan calon tenaga kerja juga dilakukan melalui koordinasi dengan SMK dan Bursa Kerja Khusus (BKK). Peserta didik dan lulusan nantinya dapat memperoleh informasi lowongan, bimbingan karier, pemadanan kompetensi, proses seleksi, hingga fasilitasi penempatan kerja.
Proses rekrutmen yang difasilitasi dalam kerja sama tersebut diarahkan berlangsung secara objektif, transparan, inklusif, dan non-diskriminatif. Rekrutmen juga dilakukan tanpa pungutan kepada pelamar agar peluang kerja dapat diakses secara adil.
Melalui Program NGOPENI SMK, kolaborasi antara dunia pendidikan dan industri diharapkan semakin kuat. Lulusan SMK tidak hanya ditargetkan memiliki kompetensi teknis, tetapi juga karakter dan kemampuan beradaptasi agar siap memasuki, bertahan, serta berkembang di dunia industri.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....