Unwahas Bangun Rumah Sakit Baru di Kawasan MAJT, Ditargetkan Beroperasi 2027

  • 11 Agt 2026 15:27 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Semarang – Rumah Sakit Universitas Wahid Hasyim Masjid Agung Semarang (RS Unwahas MAS) ditargetkan mulai beroperasi pada pertengahan 2027. Rumah sakit baru yang dibangun di kawasan Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT) tersebut diharapkan dapat memperluas akses layanan kesehatan sekaligus mendukung kebutuhan pendidikan mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Wahid Hasyim (Unwahas).

Ketua Yayasan Wahid Hasyim Semarang, Prof. Noor Achmad, mengatakan pembangunan RS Unwahas MAS kembali dipercepat setelah rencana proyek yang telah disusun sejak 2022 sempat terhenti. Pembangunan dilakukan melalui kolaborasi Yayasan Wahid Hasyim Semarang, MAJT, dan Yayasan Bondo Masjid Agung Semarang.

Menurut Noor, keberadaan rumah sakit tersebut dibutuhkan tidak hanya untuk mendukung pengembangan Fakultas Kedokteran Unwahas, tetapi juga memenuhi kebutuhan layanan kesehatan masyarakat Kota Semarang, khususnya warga di sekitar kawasan MAJT. “Ini adalah rumah sakit yang sangat dibutuhkan, baik oleh Unwahas maupun masyarakat Semarang,” katanya saat tasyakuran pembangunan gedung rumah sakit, Sabtu, 8 Agustus 2026.

Noor menargetkan seluruh proses pembangunan dapat diselesaikan dalam waktu sekitar satu tahun. Target tersebut mencakup pembangunan fisik hingga pengadaan berbagai peralatan medis yang dibutuhkan untuk mendukung operasional rumah sakit.

“Tahun ini, awal atau pertengahan tahun depan sudah harus operasi. Mudah-mudahan dalam satu tahun semuanya sudah selesai, baik fisik maupun semuanya, termasuk peralatan-peralatan,” ujarnya.

Untuk mendukung operasional rumah sakit, investasi peralatan kesehatan diperkirakan mencapai Rp150 miliar. RS Unwahas MAS nantinya akan memberikan layanan kesehatan umum dengan rencana pengembangan layanan unggulan di bidang jantung dan geriatri.

Kawasan yang disiapkan untuk pengembangan rumah sakit memiliki luas sekitar lima hektare. Dari total lahan tersebut, sekitar 1,2 hektare telah terdapat bangunan yang akan menjadi bagian dari pengembangan kawasan rumah sakit.

Sementara itu, Rektor Unwahas Semarang, Prof. Helmy Purwanto, mengatakan pembangunan RS Unwahas MAS menjadi salah satu langkah untuk mempercepat pemenuhan kebutuhan wahana pendidikan mahasiswa Fakultas Kedokteran. “Fakultas kedokteran harus mempunyai wahana pendidikan, salah satunya adalah rumah sakit, ini salah satu jalan tercepat agar Fakultas Kedokteran mempunyai rumah sakit tersendiri,” katanya.

Menurut Helmy, fungsi rumah sakit nantinya tidak hanya terbatas sebagai tempat pendidikan dan praktik mahasiswa Fakultas Kedokteran. Mahasiswa dari program studi lain, seperti farmasi dan fisioterapi, juga berpeluang memanfaatkan rumah sakit sebagai sarana pembelajaran dan praktik.

Unwahas juga akan mendukung operasional RS Unwahas MAS melalui penyediaan sumber daya manusia. Dokter dan dosen dari lingkungan universitas akan disiapkan untuk menunjang fungsi pelayanan kesehatan sekaligus pendidikan.

Di sisi lain, Helmy memastikan pembangunan rumah sakit Unwahas di Kampus 2 Gunungpati tetap berjalan melalui kerja sama dengan pihak ketiga. Kehadiran RS Unwahas MAS di kawasan MAJT menjadi alternatif untuk mempercepat pemenuhan kebutuhan rumah sakit pendidikan tanpa menghentikan proyek di Gunungpati.

Menurutnya, lokasi RS Unwahas MAS juga memiliki nilai strategis karena berada di kawasan MAJT yang berada di pusat Kota Semarang. Akses lalu lintas dan kepadatan penduduk di kawasan tersebut dinilai mendukung fungsi rumah sakit sebagai fasilitas pelayanan kesehatan masyarakat.

“Rumah sakit Unwahas MAS diharapkan dapat menjalankan fungsi pelayanan kesehatan sekaligus pengabdian kepada masyarakat,” pungkas Helmy.

Dengan target operasional pertengahan 2027, pembangunan RS Unwahas MAS diharapkan dapat memperkuat ekosistem layanan kesehatan dan pendidikan kedokteran di Kota Semarang. Rumah sakit tersebut juga diproyeksikan menjadi salah satu fasilitas kesehatan yang mendukung kebutuhan masyarakat sekaligus pengembangan sumber daya manusia di bidang kesehatan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....