Inovasi Jembatan Mini Buatan Mahasiswa USM Tahan 58 Kilogram, Sabet Juara Nasional

  • 25 Mei 2026 15:17 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Semarang — Tim Kreativitas Mahasiswa(Krema) Universitas Semarang (USM) berhasil menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Tim ST22 Sujama sukses meraih Juara 1 Lomba Jembatan Balsa pada ajang Petra Civil Expo (PCE) 2026 setelah menghadirkan inovasi jembatan mini yang mampu menahan beban hingga 58 kilogram.

Kompetisi yang diselenggarakan Universitas Kristen Petra Surabaya pada 21–23 Mei 2026 itu diikuti berbagai perguruan tinggi dari seluruh Indonesia. Tim USM berhasil masuk jajaran 10 besar finalis terbaik sebelum akhirnya keluar sebagai juara.

Dalam kompetisi tersebut, tim ST22 Sujama mengembangkan desain jembatan dengan menggabungkan dua sistem rangka, yakni rangka atas dan rangka bawah. Inovasi tersebut dinilai mampu meningkatkan kekuatan dan stabilitas struktur jembatan.

Dosen pembimbing Tim Krema USM, Talitha Zhafira, S.T., M.Eng menjelaskan jembatan rancangan mahasiswa mampu menahan beban hingga 58 kilogram dengan nilai efisiensi sebesar 1,3. Desain jembatan juga mengadopsi konfigurasi rangka berbentuk segitiga menyerupai sistem Warren Truss.

“Bentuk segitiga dinilai mampu mendistribusikan beban secara lebih merata. Dapat meminimalkan deformasi akibat pembebanan,” katanya melalui keterangan tertulis, Senin, 25 Mei 2026.

Selain kekuatan struktur, tim juga mempertimbangkan pengaruh gaya lateral agar jembatan tetap stabil selama proses pengujian berlangsung. “Seluruh elemen struktur dirancang agar mampu bekerja secara optimal dalam menyalurkan beban ke seluruh komponen jembatan,” ujarnya.

Talitha menambahkan, capaian tersebut diraih melalui proses persiapan matang, kerja sama solid, dan semangat pantang menyerah seluruh anggota tim. Menurutnya, mahasiswa mampu menunjukkan kemampuan analisis struktur sekaligus kreativitas desain.

“Mahasiswa mampu menunjukkan kemampuan analisis struktur, kreativitas desain, serta ketelitian dalam proses perakitan jembatan. Kami juga sangat berterima kasih atas dukungan penuh dari Jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik USM sehingga tim dapat memberikan hasil terbaik,” ujarnya.

Apresiasi juga disampaikan Dekan Fakultas Teknik USM, Dr. Ari Endang Jayati, S.T., M.T. Ia mengaku bangga atas prestasi mahasiswa Teknik Sipil USM yang mampu bersaing di tingkat nasional.

“Prestasi ini menunjukkan bahwa mahasiswa Fakultas Teknik USM memiliki kreativitas, kompetensi, dan daya saing yang sangat baik. Kami berharap capaian ini dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus berinovasi dan berprestasi,” ungkapnya.

Menurutnya, prestasi yang diraih Tim ST22 Sujama menjadi bukti nyata bahwa mahasiswa Teknik Sipil USM mampu bersaing secara kompetitif di tingkat nasional. “Mereka mampu mengimplementasikan ilmu rekayasa struktur dalam bentuk karya inovatif dan aplikatif,” ucapnya.

Adapun, para finalis berasal dari Universitas Semarang, Universitas Muhammadiyah Surabaya, dan Universitas Islam Malang. Selain itu, ada juga Universitas Negeri Malang, Universitas Brawijaya, dan Institut Teknologi Adhitama Surabaya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....