Kembangkan AI dan Robotika, Undip Gandeng Universitas Mitra di China

  • 08 Sep 2026 16:45 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Guangdong, China - Universitas Diponegoro (Undip) memperluas jejaring internasional melalui Guangdong–Indonesia Higher Vocational Education Exchange Seminar. Dalam kegiatan tersebut, Undip mengawali kolaborasi dengan institusi pendidikan di Provinsi Guangdong melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan Guangdong Food and Drug Vocational College.

Salah-satu kegiatan penting terutama penjajakan kolaborasi dengan pusat AI dan robotika di School of Digital Business di Guangzhou City Polytechnic. Delegasi UNDIP dipimpin oleh Rektor Prof. Dr. Suharnomo, S.E., M.Si., didampingi Dekan Fakultas Teknik Prof. Dr. Jamari, S.T., M.T., IPU., ASEAN Eng., dan Direktur Inovasi dan Kerja Sama drh. Dian Wahyu Harjanti, Ph.D.

MoU ditandatangani oleh Prof. Suharnomo bersama Deputy Director Prof. Hou Song dan disaksikan oleh President of the Guangdong Education Association of International Exchange (GDEAIE) serta President of Guangzhou Huashang Vocational College, Prof. Lu Kunjian. Dalam pertemuan tersebut, GDEAIE menyampaikan ketertarikan untuk membangun kolaborasi dengan Undip sebagai salah satu universitas terkemuka di Indonesia.

Kerja sama diarahkan pada mobilitas mahasiswa Guangdong–Indonesia, pengembangan kurikulum, peningkatan kualitas pembelajaran, serta penguatan kolaborasi pendidikan vokasi dengan industri, khususnya pada bidang artificial intelligence (AI), pangan, kesehatan, digitalisasi teknologi pertanian, dan industri kreatif. Prof. Suharnomo menyambut baik peluang tersebut dan menegaskan kesiapan Undip untuk mengembangkan kerja sama yang menghubungkan pendidikan, riset dan inovasi dengan kebutuhan industri.

Rektor Undip Prof. Dr. Suharnomo, S.E., M.Si. menegaskan bahwa pengembangan kecerdasan buatan (AI), robotika, dan teknologi digital menjadi salah satu bidang strategis yang perlu diperkuat melalui kolaborasi internasional. “Kami melihat peluang besar untuk mempertemukan kekuatan akademik Undip dengan perkembangan teknologi dan industri,” kata Rektor melalui keterangan tertulis Selasa 8 September 2026.

“Harapannya, mahasiswa dan peneliti Undip memperoleh akses pada ekosistem teknologi yang maju, sementara hasil pendidikan dan riset yang dikembangkan dapat semakin sesuai dengan kebutuhan industri dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tambahnya. Kegiatan yang difasilitasi oleh CUCAS (China’s University and College Admission System) ini juga membahas gagasan pembentukan cluster kolaborasi universitas–industri.

CEO CUCAS Indonesia, Mr. Zhou Dong, mendorong kolaborasi sejumlah universitas Indonesia dengan sektor industri yang spesifik sehingga tercipta link and match yang lebih kuat. Sejalan dengan hal tersebut, Undip juga berencana membuka Mandarin Center dan menjajaki kerja sama dengan CUCAS untuk mempersiapkan mahasiswa dengan kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan industri China di Indonesia.

Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan kunjungan ke pusat AI dan robotika serta School of Digital Business di Guangzhou City Polytechnic. Pertemuan ini diharapkan menjadi langkah awal menuju program konkret antara Undip dan mitra di Guangdong dalam bidang pendidikan, teknologi, inovasi, mobilitas mahasiswa, serta kolaborasi universitas–industri.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....