Memori HP Penuh, Jejak Digital Picu Emisi Karbon
- 28 Apr 2026 21:31 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Semarang - Memori ponsel yang penuh ternyata memiliki dampak terhadap lingkungan dan perubahan iklim global. Aktivitas digital menyimpan data dalam server yang membutuhkan energi besar.
Setiap foto, video, dan file yang tersimpan akan terus berada di pusat data digital. Pusat data tersebut membutuhkan listrik untuk penyimpanan dan pendinginan sistem.
Leader World Cleanup Day(WCD) Jawa Tengah, Septiany Punti Dewi, menjelaskan hubungan antara aktivitas digital dan emisi karbon. Ia menyebut jejak digital berkontribusi pada peningkatan konsumsi energi global.
Pembahasan ini berlangsung dalam dialog di Studio Pro 2 RRI Semarang pada Senin, 27 April 2026 sore. Diskusi tersebut mengangkat dampak jejak digital terhadap lingkungan.
Menurutnya, hal ini berujung pada peningkatan emisi karbon. “Semakin banyak data tersimpan, semakin besar energi yang dibutuhkan server,” ujarnya.
Ia menjelaskan, banyak pengguna tidak menyadari dampak dari penyimpanan data berlebih. Kebiasaan menumpuk file tanpa seleksi memperbesar beban sistem digital.
Ia menambahkan, layanan cloud dan data center bekerja sepanjang waktu tanpa henti. Proses ini menghasilkan panas yang membutuhkan sistem pendingin tambahan.
Septiany menjelaskan penggunaan listrik pada server sebagian besar masih bergantung pada energi fosil. Hal ini memperbesar kontribusi terhadap perubahan iklim.
Selain itu, aktivitas seperti streaming dan backup data juga meningkatkan konsumsi energi. Semakin sering dilakukan, semakin besar jejak karbon yang dihasilkan.
Ia pun mengingatkan tentang pentingnya kesadaran digital. “Jejak digital kita itu nyata dan berdampak pada lingkungan,” katanya.
Ia menyarankan pengguna untuk mulai mengelola data secara bijak. Menghapus file tidak penting dapat membantu mengurangi beban penyimpanan.
Selain itu, penggunaan teknologi secara efisien juga dapat menekan emisi. Kebiasaan kecil seperti membersihkan galeri dapat memberi dampak besar.
Septiany mengajak generasi muda untuk lebih peduli terhadap jejak digital. Kesadaran ini penting untuk menjaga lingkungan di masa depan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....