Dukung Pendidikan Sepanjang Hayat, USM Gabung Aliansi China-ASEAN
- 04 Agt 2026 06:11 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Semarang – Universitas Semarang (USM) memperkuat kiprahnya di tingkat internasional dengan bergabung dalam Aliansi Kerja Sama Pendidikan Sepanjang Hayat China-ASEAN (China–ASEAN Lifelong Education Cooperation Alliance). Keikutsertaan tersebut menjadi langkah strategis USM dalam memperluas kolaborasi global sekaligus mengembangkan pendidikan berkelanjutan berbasis teknologi digital.
Deklarasi pembentukan aliansi tersebut ditandatangani dalam Forum Internasional bertajuk Pemberdayaan Digital-Cerdas untuk Pembelajaran Sepanjang Hayat, Membangun Ekosistem Baru Pembelajaran Sepanjang Hayat Bagi Umat Manusia yang digelar di Guizhou, China, pada Kamis, 30 Juli 2026. Dalam forum tersebut, USM menjadi salah satu perwakilan perguruan tinggi Indonesia yang ikut menandatangani deklarasi bersama.
Langkah ini mendapat dukungan Pemerintah Republik Indonesia yang diwakili Staf Ahli Wakil Menteri, Suparto. Menurutnya, kolaborasi antara perguruan tinggi Indonesia dengan mitra di kawasan ASEAN dan China merupakan bagian penting dalam memperkuat diplomasi pendidikan sekaligus menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.
"Pemerintah mendukung penuh deklarasi kerja sama internasional ini. Kolaborasi antara perguruan tinggi seperti USM dengan mitra-mitra global di ASEAN dan Tiongkok merupakan langkah nyata dalam memperkuat diplomasi pendidikan sekaligus menghadirkan solusi konkret bagi masyarakat," ujar Suparto dalam keterangan tertulis, Senin, 3 Agustus 2026.
Dalam forum tersebut, USM bergabung bersama Guizhou Open University sebagai tuan rumah serta berbagai institusi pendidikan dari Laos, Kamboja, Vietnam, Australia, dan puluhan universitas di China. Aliansi ini menjadi platform kolaborasi permanen pertama yang menghubungkan China dan ASEAN dalam pengembangan pendidikan sepanjang hayat.
Kerja sama berfokus pada empat bidang utama. Ada pengembangan model pembelajaran inovatif, berbagi sumber daya pembelajaran digital, penyusunan standar pengajaran bertaraf internasional, serta riset bersama mengenai pendidikan berkelanjutan di era digital.
Rektor Universitas Semarang, Dr. Supari, S.T., M.T., mengatakan keikutsertaan USM dalam aliansi ini merupakan lompatan besar untuk memperluas jejaring internasional. Menurutnya, pendidikan berkelanjutan berbasis teknologi cerdas menjadi kebutuhan penting dalam menyiapkan sumber daya manusia yang adaptif menghadapi perkembangan zaman.
Sebagai tindak lanjut dari kerja sama tersebut, USM berkomitmen mengintegrasikan sumber daya digital, memperkuat kolaborasi riset, serta menyelaraskan mutu pembelajaran dengan standar global. Implementasinya juga akan diwujudkan melalui program pendampingan petani buah di Jawa Tengah dengan memanfaatkan teknologi digital dan kecerdasan buatan (AI).
"Melalui pendekatan pembelajaran sepanjang hayat (lifelong learning) dan pemanfaatan teknologi digital-cerdas dalam sektor agribisnis, USM berkomitmen mendampingi para petani dalam alih teknologi pertanian modern, pengelolaan pascapanen, hingga penguatan rantai pasok digital. Guna meningkatkan kualitas hasil panen, kesejahteraan, dan daya saing petani lokal di Jawa Tengah," katanya.
Ke depan, USM juga akan terus mengembangkan riset, pembaruan kurikulum, program mobilitas akademik internasional, serta pengabdian kepada masyarakat yang berdampak langsung. Melalui sinergi dengan pemerintah dan berbagai institusi global, USM berharap dapat memperkuat ekosistem pendidikan berkelanjutan yang inklusif, berbasis digital, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....