Internasionalisasi, Universitas Semarang Perluas Jejaring Global

  • 04 Agt 2026 12:24 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Semarang – Universitas Semarang (USM) memperluas jejaring global dengan bergabung dalam Aliansi Kerja Sama Pendidikan Sepanjang Hayat China–ASEAN (China–ASEAN Lifelong Education Cooperation Alliance). Keikutsertaan tersebut ditandai melalui deklarasi bersama yang digelar di Guizhou, China, sekaligus menempatkan USM sebagai salah satu wakil strategis perguruan tinggi Indonesia dalam forum internasional.

Deklarasi tersebut berlangsung dalam Forum Internasional bertajuk "Pemberdayaan Digital-Cerdas untuk Pembelajaran Sepanjang Hayat: Membangun Ekosistem Baru Pembelajaran Sepanjang Hayat bagi Umat Manusia." Forum ini mempertemukan berbagai institusi pendidikan untuk memperkuat kolaborasi internasional dalam pengembangan pendidikan berkelanjutan berbasis teknologi.

Rektor Universitas Semarang, Dr. Supari, M.T., mengatakan keikutsertaan USM dalam aliansi tersebut menjadi langkah strategis kampus untuk memperluas jejaring global. Menurutnya, di era konektivitas dan digitalisasi, pendidikan sepanjang hayat berbasis teknologi cerdas telah menjadi kebutuhan dalam menyiapkan sumber daya manusia yang adaptif.

"USM berkomitmen penuh untuk tidak hanya menjadi peserta aktif. Akan tetapi, juga pendorong utama yang siap mengintegrasikan sumber daya digital, menyelaraskan mutu pengajaran dengan standar global, serta membuka ruang kolaborasi riset yang seluas-luasnya bagi dosen dan mahasiswa guna menghadirkan akses pendidikan yang inklusif dan berkelanjutan," katanya dalam siaran pers, Selasa, 4 Agustus 2026.

Sebagai tindak lanjut dari deklarasi tersebut, USM telah menyiapkan sejumlah agenda strategis. Kampus akan mengakselerasi penerapan teknologi berbasis kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) dan platform digital terintegrasi untuk memperluas akses pendidikan tanpa dibatasi ruang dan waktu.

Selain itu, USM juga akan memperkuat kolaborasi riset internasional, memperbarui kurikulum agar selaras dengan kebutuhan industri global, dan memperluas program mobilitas akademik. Selain itu, juga menghadirkan pengabdian kepada masyarakat yang adaptif terhadap perkembangan teknologi.

"Melalui keterlibatan aktif dalam Aliansi Pendidikan Sepanjang Hayat China–ASEAN ini, Universitas Semarang mengukuhkan perannya tidak hanya sebagai perguruan tinggi unggulan di tingkat nasional. Akan tetapi juga sebagai penggerak kunci dalam menciptakan ekosistem pendidikan global yang inklusif, berbasis digital, dan berorientasi pada masa depan," ungkapnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....