Polrestabes Semarang Tangkap Pelaku Penembak Airsoft Gun di Jalan Pahlawan

  • 02 Sep 2026 18:41 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Semarang – Seorang tukang parkir berinisial R.J.P. (31) diamankan polisi setelah diduga menganiaya seorang warga menggunakan airsoft gun di depan Gedung Pramuka, Jalan Pahlawan, Kota Semarang. Pelaku yang merupakan warga Kelurahan Karangturi tersebut juga diduga menyiramkan minyak sayur panas yang mengenai teman perempuan korban.

Kasus penganiayaan yang terjadi Minggu 30 Agustus 2026 sekitar pukul 02.30 WIB itu sempat viral di media sosial. Satreskrim Polrestabes Semarang bersama Subdit 3 Jatanras Ditreskrimum Polda Jawa Tengah kemudian melakukan penyelidikan dan mengamankan R.J.P. pada hari yang sama.

Kanit Resmob Satreskrim Polrestabes Semarang, AKP Dwi Yudi Setiawan, menjelaskan kejadian bermula ketika korban bersama teman perempuannya mengendarai sepeda motor dari arah depan SMK Negeri 4 Semarang. Dalam perjalanan, korban diteriaki tiga orang yang mengendarai dua sepeda motor dan diminta berhenti.

“Awalnya korban diteriaki oleh tiga orang yang mengendarai dua sepeda motor. Korban kemudian berhenti di depan Gedung Pramuka dan terjadi cekcok hingga pengeroyokan,” jelas AKP Dwi Yudi.

Di lokasi terjadi cekcok yang kemudian berujung pada pengeroyokan. Tiga orang yang diduga terlibat dalam pengeroyokan kemudian melarikan diri setelah menyerang korban.

Keributan tersebut kemudian menarik perhatian R.J.P. yang berada di sekitar lokasi. Polisi menyebut pelaku diduga dalam pengaruh minuman keras ketika mendatangi korban.

R.J.P diduga melakukan kekerasan dengan menodongkan serta menembakkan airsoft gun. “Setelah tiga orang tersebut melarikan diri, salah satu tukang parkir yang berada di lokasi datang dan melakukan tindakan kekerasan terhadap korban menggunakan airsoft gun,” ujarnya.

Saat kejadian, teman perempuan korban berusaha melindungi korban dengan mendekapnya. Namun, pelaku juga diduga menyiramkan minyak sayur panas ke arah korban yang justru mengenai teman perempuan korban dan menyebabkan luka bakar pada bagian belakang tubuhnya.

“Pelaku yang kami amankan mengakui telah melakukan pemukulan dan menembakkan airsoft gun kepada korban. Pelaku juga mengakui menyiramkan minyak sayur yang mengenai teman perempuan korban,” kata AKP Dwi Yudi.

Akibat kejadian tersebut, korban laki-laki mengalami luka pada bagian bibir akibat pemukulan serta luka akibat tembakan airsoft gun pada bagian paha dan leher. Sementara, teman perempuan korban mengalami luka bakar akibat terkena minyak panas.

Polisi memastikan korban tidak mengenal R.J.P. maupun tiga orang yang diduga melakukan pengeroyokan. Begitu pula R.J.P. disebut tidak saling mengenal dengan tiga orang yang melakukan pengeroyokan terhadap korban.

Dalam perkara tersebut, polisi mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya satu unit airsoft gun warna hitam merek Pietro Beretta, empat butir peluru gotri airsoft gun, satu tas selempang warna hitam dan topi warna hitam. Polisi juga mengamankan kartu anggota Perbakin Jaguar Shooting Club, surat keterangan keanggotaan Perbakin Jaguar Shooting Club, serta kartu berobat dari RS Roemani Muhammadiyah.

Sementara itu, tiga orang yang diduga melakukan pengeroyokan masih dalam pencarian. Polisi terus mengembangkan penyidikan untuk mengidentifikasi dan menangkap ketiganya.

“Kami mengimbau kepada mereka agar segera menyerahkan diri dan tidak mengulangi perbuatan yang dapat merugikan orang lain. Kami juga mengajak masyarakat yang mengetahui keberadaan maupun identitas pelaku untuk menyampaikan informasi kepada kepolisian,” ujar AKP Dwi Yudi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....