BNN Jateng Razia Tempat Hiburan, 9 Orang Positif Narkoba
- 14 Agt 2026 11:42 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Semarang - Badan Narkotika Nasional (BNN) Jawa Tengah memperkuat pengawasan terhadap penyalahgunaan narkotika di lingkungan tempat hiburan. Dalam razia terfokus dan deteksi dini melalui pemeriksaan urine di THM 101 Biliard & Cafe, Kota Tegal, sebanyak 9 orang dinyatakan positif narkotika, terdiri atas 1 laki-laki dan 8 perempuan.
Kegiatan yang berlangsung pada Rabu hingga Kamis, 12–13 Agustus 2026 diawali dengan penyampaian imbauan mengenai Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN). Tim kemudian melaksanakan pemeriksaan urine secara terbatas dan terarah terhadap karyawan, Mami, serta Ladies Companion (LC).
Selain pemeriksaan urine, petugas juga melakukan penggeledahan terhadap barang bawaan, ruang istirahat, serta loker yang berada di lingkungan tempat usaha tersebut. Dari 19 orang yang menjalani pemeriksaan urine, sebanyak 9 orang dinyatakan positif mengandung narkotika jenis Metamfetamin (sabu) dan Amfetamin (ekstasi).
Dalam penggeledahan, petugas juga menemukan sejumlah barang bukti berupa 3 butir ekstasi, 2 plastik klip berisi sisa pemakaian sabu, 2 unit alat hisap (bong), 2 buah cangklong pipet, serta 1 batang sedotan bekas pemakaian sabu.
Kesembilan orang yang dinyatakan positif berdasarkan pemeriksaan urine tersebut untuk sementara diamankan di Kantor BNN Kota Tegal. Selanjutnya, mereka akan dibawa ke Kantor BNN Provinsi Jawa Tengah di Semarang untuk menjalani pemeriksaan dan penanganan lebih lanjut sesuai ketentuan yang berlaku.
Kepala BNN Provinsi Jawa Tengah, Brigjen Pol Agus Rohmat menilai hasil razia tersebut menjadi bahan evaluasi penting dalam memperkuat strategi P4GN di Jawa Tengah. Menurutnya, pencegahan penyalahgunaan narkotika harus dibangun melalui sistem pengawasan yang melibatkan pemerintah, aparat, pelaku usaha, hingga masyarakat.
“Setiap temuan di lapangan harus menjadi bahan evaluasi untuk memperkuat strategi kita. P4GN tidak cukup dilakukan dengan operasi penindakan, tetapi harus dibangun sebagai sebuah sistem yang melibatkan seluruh unsur. Kita perlu memastikan lingkungan yang memiliki potensi kerawanan memiliki mekanisme pencegahan dan pengawasan yang berjalan,” ujarnya.
Ia menegaskan, BNN Jawa Tengah akan terus mendorong pendekatan yang seimbang antara pencegahan, pemberantasan, dan rehabilitasi. Upaya pemberantasan diarahkan untuk memutus mata rantai peredaran gelap narkotika, sementara masyarakat yang terpapar penyalahgunaan harus mendapatkan penanganan yang tepat agar tidak semakin jauh terjerumus.
“Kita tidak boleh melihat persoalan narkotika hanya dari sisi penindakan. Ada mata rantai yang harus diputus dan ada manusia yang harus diselamatkan. Karena itu, strategi kita harus berjalan beriringan antara hard power dan soft power: tegas terhadap jaringan peredaran gelap, sekaligus memberikan ruang pemulihan bagi mereka yang membutuhkan rehabilitasi,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala BNN Kota Tegal, Kunarto menegaskan razia tersebut merupakan bentuk keseriusan BNN dalam menjaga Kota Tegal. Khususnya lingkungan tempat hiburan, agar terbebas dari penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika.
“Tindakan yang kami lakukan ini adalah bukti nyata keseriusan kami dalam menjaga Kota Tegal, khususnya lingkungan tempat hiburan, agar tetap bersih dan bebas dari narkoba. Pengawasan dan penindakan harus terus diperkuat karena ancaman narkoba bisa masuk ke mana saja,” ujar Kunarto.
Ia menegaskan, langkah yang dilakukan BNN Kota Tegal tidak semata-mata berorientasi pada penindakan. Akan tetapi juga merupakan bagian dari upaya menyelamatkan masyarakat dari dampak penyalahgunaan narkotika.
“Kami tidak menindak semata-mata untuk menjatuhkan, tetapi untuk menyelamatkan. Ini merupakan bentuk tanggung jawab kami dalam melaksanakan P4GN,” katanya.
Kunarto juga mengingatkan para pengelola tempat hiburan agar tidak memberikan ruang bagi penyalahgunaan maupun peredaran gelap narkotika. "Mari bersama-sama menjaga lingkungan kita. Jangan biarkan narkoba merusak masa depan kita dan daerah kita,” ucapnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....