Operasi BNN Sasar Tempat Hiburan di Cilacap, 9 Pengunjung Positif Narkoba
- 03 Jul 2026 10:24 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Semarang - Badan Narkotika Nasional (BNN) menemukan sembilan orang yang positif narkoba dalam operasi yustisi di sejumlah tempat hiburan malam di Kabupaten Cilacap. Operasi tersebut digelar pada Sabtu-Minggu, 27-28 Juni 2026 sebagai bagian dari upaya memperkuat pemberantasan penyalahgunaan narkotika.
Operasi berlangsung mulai pukul 23.00 hingga 04.30 WIB dengan menyasar empat tempat hiburan malam dan arena biliar. Kegiatan dilakukan sebagai rangkaian peringatan Hari Anti Narkotika Internasional sekaligus langkah preventif menjaga ruang publik dari penyalahgunaan narkoba.
Kepala BNN Provinsi Jawa Tengah, Brigjen Pol Agus Rohmat, mengatakan pemberantasan narkotika harus dilakukan secara menyeluruh melalui edukasi, pencegahan, dan penindakan. Menurutnya, kehadiran negara harus benar-benar dirasakan masyarakat dalam memberikan perlindungan dari ancaman narkotika.
"Kehadiran negara harus benar-benar dirasakan masyarakat, baik dalam memberikan perlindungan maupun menindak setiap bentuk penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika. Ini adalah komitmen BNNP Jawa Tengah untuk menjaga ruang-ruang publik tetap aman dari ancaman narkoba," ujarnya, Kamis, 2 Juli 2026.
Ia menambahkan, pemberantasan narkotika tidak dapat hanya mengandalkan aparat penegak hukum. Dukungan seluruh elemen masyarakat dinilai menjadi kunci menciptakan lingkungan yang sehat, produktif, dan bebas dari penyalahgunaan narkoba.
"Tujuan utama operasi bukan semata-mata menemukan pelanggaran, tetapi menciptakan efek pencegahan (deterrent effect). Kami ingin memastikan tempat-tempat hiburan dan ruang publik tidak dimanfaatkan sebagai lokasi penyalahgunaan maupun transaksi narkotika," ucapnya.
Kepala Bidang Pemberantasan dan Intelijen BNN Provinsi Jawa Tengah, Kombes Pol Henry Julius Pardomuan, menjelaskan operasi dilakukan berdasarkan analisis tingkat kerawanan wilayah. Seluruh pengunjung yang menjadi sasaran menjalani pemeriksaan identitas dan tes urine secara acak dengan tetap mengedepankan prosedur yang profesional dan humanis.
"Sebanyak 124 orang menjalani pemeriksaan urine, dari jumlah tersebut terdapat sembilan orang yang menunjukkan hasil positif. Selanjutnya sembilan orang tersebut kami amankan ke BNNP Jawa Tengah guna menjalani pemeriksaan lanjutan, pendalaman, serta asesmen sesuai mekanisme yang berlaku," ungkapnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....