Kecewa Pelayanan, Warga Sampang Segel Pustu Blu'uran
- 07 Okt 2026 14:52 WIB
- Sampang
RRI.CO.ID, Sampang - Warga Desa Blu'uran, Kecamatan Karang Penang, Sampang, Madura, Jawa Timur, menyegel Puskesmas Pembantu (Pustu) Blu'uran. Aksi itu dilakukan warga pada Selasa, 6 Oktober 2026 malam karena kecewa terhadap pelayanan kesehatan di fasilitas tersebut.
Warga menilai pelayanan di Pustu Blu'uran belum berjalan sebagaimana yang diharapkan. Mereka mengeluhkan petugas yang disebut kerap tidak berada di lokasi saat masyarakat membutuhkan pelayanan kesehatan.
Salah seorang warga Blu'uran, Inul, mengatakan kekecewaan warga memuncak setelah sejumlah kejadian yang menurutnya berkaitan dengan tidak adanya petugas saat masyarakat membutuhkan pertolongan.
"Kemarin pasien sampai meninggal terkena listrik karena tidak ada petugas Pustu. Bahkan sekarang ada warga Blu'uran kecelakaan, setelah dibawa ke Pustu tidak ada petugas Pustu. Warga akhirnya kecewa sehingga kompak melakukan penyegelan malam ini," kata Inul.
Menurut Inul, persoalan tersebut bukan baru dirasakan warga. Ia menyebut petugas yang bertanggung jawab di Pustu Blu'uran tidak menempati fasilitas tersebut sehingga keberadaan Pustu dinilai belum memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat setempat.
"Lebih baik disegel karena Pustu di Blu'uran benar-benar tidak bermanfaat pelayanan kesehatannya bagi warga setempat," ujarnya.
Warga meminta persoalan pelayanan kesehatan di Pustu Blu'uran segera ditindaklanjuti. Mereka berharap Kepala Puskesmas Karang Penang dan Dinas Kesehatan Kabupaten Sampang turun tangan memastikan pelayanan kesehatan kembali berjalan.
"Kami berharap kepada Kepala Puskesmas Karang Penang dan khususnya Dinkes Kabupaten Sampang untuk segera memberikan tindakan yang tegas kepada Bapak Hanif sebagai petugas Pustu Blu'uran," harap Inul.
Kapolsek Karang Penang, Iptu Iwan Suhadi, membenarkan adanya penyegelan Pustu Blu'uran. Polisi mengetahui kejadian tersebut saat melakukan patroli di wilayah setempat dan kemudian berjaga untuk menjaga situasi tetap aman.
"Kami mengetahui adanya Pustu yang disegel saat berpatroli di wilayah setempat. Untuk kepastian masalahnya, mungkin Kepala Puskesmas Karang Penang yang lebih mengetahui karena itu bukan wewenang kami. Kami di lokasi hanya berjaga-jaga agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan dan situasi tetap aman terkendali," kata Iwan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....