Kampung Nelayan Sampang Jadi Pusat Aktivitas Para Nelayan
- 22 Sep 2026 12:55 WIB
- Sampang
Poin Utama
- Kampung Nelayan di Kabupaten Sampang sedang dibangun untuk menjadi pusat terpadu berbagai aktivitas nelayan dan kegiatan perikanan dalam satu kawasan.
- Fasilitas yang akan dibangun dirancang untuk memudahkan nelayan mengakses kebutuhan penunjang kegiatan perikanan secara lebih efisien.
- Lokasi Kampung Nelayan tidak harus berada di bibir pantai, namun harus mampu memberikan akses mudah ke fasilitas publik dan kebutuhan aktivitas nelayan.
RRI.CO.ID, Sampang - Pembangunan Kampung Nelayan di Kabupaten Sampang diarahkan menjadi pusat berbagai aktivitas nelayan dalam satu kawasan. Fasilitas tersebut nantinya diharapkan memudahkan nelayan mengakses kebutuhan penunjang kegiatan perikanan.
Plt Kepala Dinas Perikanan Sampang Fajar Sidiq mengatakan Kampung Nelayan tidak harus berada persis di bibir pantai. Namun lokasi yang dipilih harus mampu memudahkan akses nelayan terhadap berbagai fasilitas publik dan kebutuhan aktivitas mereka.
"Intinya semua aktivitas yang berhubungan dengan nelayan itu akan terintegrasi di satu titik, satu lokasi," kata Fajar, Selasa 22 September 2026.
Fasilitas yang disiapkan dapat mencakup cold storage, gudang, perbengkelan hingga balai nelayan. Jenis dan komposisi fasilitas tersebut nantinya disesuaikan dengan hasil survei serta kebutuhan masing-masing lokasi.
"Mulai dari cold storage, gudang, perbengkelan, balai nelayan. Semua akan terintegrasi di satu titik atau satu lokasi," ujarnya.
Pemkab Sampang sejauh ini telah mengusulkan lima lokasi desa pesisir kepada Kementerian Kelautan dan Perikanan. Usulan tersebut mencakup wilayah Camplong, Pulau Mandangin dan sejumlah desa pesisir di kawasan pantai utara Sampang.
Fajar mengatakan penentuan lokasi final tetap menjadi kewenangan tim KKP melalui proses pengecekan calon lokasi dan calon penerima atau CPCL. Desa pengusul biasanya menyiapkan sedikitnya dua opsi lahan untuk kemudian dinilai kelayakannya oleh tim kementerian.
"Yang mana nanti yang layak berdasarkan tim CPCL, berdasarkan survei lapangan," katanya.
Menurut Fajar, Pemkab Sampang memprioritaskan desa-desa pesisir dalam program tersebut. Namun hingga kini baru lima lokasi yang secara sistem memenuhi persyaratan untuk diusulkan. Dari jumlah itu, satu lokasi di Camplong telah masuk tahap pelaksanaan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....