Produksi Minyak Menurun, Pengeboran Sumur NZ3 Diharapkan Jadi Solusi

  • 15 Sep 2026 07:00 WIB
  •  Sampang
Poin Utama
  • SKK Migas Perwakilan Jabanusa telah menyelenggarakan sosialisasi untuk proyek pengeboran Sumur NZ3 di Lapangan Bukit Tua, perairan lepas pantai Kabupaten Sampang, Jawa Timur.
  • Pengeboran Sumur NZ3 merupakan langkah strategis untuk menambah cadangan dan mempertahankan produksi minyak nasional yang saat ini mengalami penurunan secara alami.
  • Febrian Ihsan, Kepala Departemen Formalitas dan Komunikasi SKK Migas Perwakilan Jabanusa, menjelaskan pentingnya proyek ini bagi keberlanjutan produksi energi nasional.

RRI.CO.ID, Sampang - SKK Migas Perwakilan Jabanusa memastikan telah menggelar sosialisasi pengeboran Sumur NZ3 Lapangan Bukit Tua yang berada di wilayah lepas pantai (offshore) perairan Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur.

Kepala Departemen Formalitas dan Komunikasi SKK Migas Perwakilan Jabanusa, Febrian Ihsan, menjelaskan pengeboran sumur NZ3 di Lapangan Bukit Tua merupakan langkah strategis untuk menambah dan mempertahankan produksi minyak nasional yang saat ini mengalami penurunan secara alami.

"Tentu pentingnya dukungan dari Pemerintah Kabupaten Sampang dan masyarakat lokal, khususnya para nelayan dan warga di sekitar wilayah pengembangan, karena operasional migas tidak mungkin berjalan baik tanpa komunikasi yang harmonis dengan seluruh pemangku kepentingan setempat," ucapnya, Senin 14 September 2026.

Wakil Bupati Sampang Ahmad Mahfudz menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Sampang menyambut baik sosialisasi pengeboran sumur NZ3 Lapangan Bukit Tua yang akan dilaksanakan di perairan utara Kabupaten Sampang sebagai upaya membangun komunikasi, keterbukaan, dan sinergi antara pemerintah, perusahaan, dan masyarakat.

Wabup menegaskan bahwa keberhasilan proyek tidak boleh hanya diukur secara teknis, tetapi juga dari besarnya manfaat yang dirasakan langsung oleh masyarakat Kabupaten Sampang.

"Kamk berharap keberadaan industri migas dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap kapasitas fiskal daerah yang saat ini masih membutuhkan penguatan," ujar Mahfudz.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....