Hadapi Kekeringan, BPBD Sampang Imbau Pemdes Segera Lapor

  • 31 Agt 2026 05:59 WIB
  •  Sampang

RRI.CO.ID, Sampang - Penyaluran bantuan air bersih mulai bergulir di Kecamatan Sreseh dan Karang Penang. Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mencatat, sebanyak 78 desa yang tersebar di 12 dari total 14 kecamatan di wilayah tersebut masuk dalam zona rawan kekeringan pada musim kemarau ini.

Mengingat luasnya peta kerawanan yang mencakup mayoritas kecamatan, keberadaan laporan akurat dari lini terdepan yakni pemerintah desa (pemdes) menjadi kunci utama agar penanganan krisis air tidak terlambat. BPBD Sampang menekankan bahwa keaktifan aparat desa dalam memetakan dan melaporkan kondisi riil warga sangat menentukan kecepatan distribusi bantuan di lapangan.

Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Sampang, Mohammad Hozin, menegaskan bahwa penyaluran air bersih di Dusun Bujeen (Desa Palasah) dan Dusun Beduek (Desa Karang Penang Onjur) baru tahap awal dari rangkaian operasi tanggap kekeringan.

"Kami terus memantau perkembangan kondisi kekeringan dan siap menambah distribusi apabila kebutuhan masyarakat meningkat. Kami juga mengimbau pemerintah desa segera melapor jika ada wilayah lain yang mengalami krisis air bersih," ujar Hozin.

BPBD Sampang memastikan armada armada tangki air siap diterjunkan begitu verifikasi lapangan selesai.

Keaktifan respons pemdes diharapkan dapat melindungi puluhan desa rawan dari ancaman krisis air yang memanjang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....