BPBD Sampang Gandeng PDAM Beli Air untuk Warga Terdampak Kekeringan
- 21 Agt 2026 12:42 WIB
- Sampang
Poin Utama
- BPBD Kabupaten Sampang merencanakan kerja sama dengan PDAM untuk mengatasi krisis air bersih di wilayah yang mengalami kekeringan.
- Kapasitas armada tangki milik pemerintah belum mampu menjangkau seluruh wilayah terdampak kekeringan di Sampang.
- Nota kesepahaman (MOU) sedang disiapkan antara BPBD dan PDAM untuk pembelian air bersih guna memenuhi kebutuhan masyarakat.
RRI.CO.ID, Sampang — BPBD Kabupaten Sampang berencana menggandeng PDAM untuk memenuhi kebutuhan air bersih warga di wilayah yang mengalami kekeringan. Kerja sama itu disiapkan karena kapasitas armada tangki milik pemerintah belum cukup menjangkau seluruh wilayah terdampak.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Sampang, Fajar Arif Taufikurrahman, mengatakan pihaknya tengah menyiapkan nota kesepahaman atau MOU dengan PDAM untuk pembelian air bersih.
"Kita rencana mengadakan MOU dengan PDAM untuk pembelian air," kata Fajar Arif, Jum'at 21 Agustus 2026.
Menurut dia, kerja sama tersebut masih dalam proses. Secara teknis, BPBD akan mengatur jadwal pengiriman air berdasarkan tingkat kebutuhan dan lokasi desa yang menjadi prioritas.
Sampang saat ini memiliki dua armada tangki milik BPBD. PDAM memiliki satu armada yang dapat digunakan sehingga pada tahap awal terdapat tiga tangki untuk mendukung distribusi.
"Karena kita punya dua tangki dan PDAM satu tangki, untuk sementara ada tiga tangki," ujarnya.
Namun jumlah tersebut dinilai belum mencukupi untuk menangani seluruh wilayah yang mengalami kekeringan. Karena itu, BPBD mempertimbangkan penggunaan jasa tangki air milik masyarakat atau penyedia lokal di masing-masing daerah.
Fajar mengatakan pengaturan rute menjadi penting agar distribusi tidak hanya terpusat pada satu wilayah. BPBD akan menentukan desa yang dikirim lebih dulu berdasarkan kondisi kekeringan dan kebutuhan masyarakat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....