Air Bersih Belum Didropping, BPBD Sampang Target Akhir Agustus
- 19 Agt 2026 18:26 WIB
- Sampang
Poin Utama
- Distribusi air bersih untuk warga terdampak kekeringan di Kabupaten Sampang belum dimulai hingga saat ini.
- BPBD Sampang merencanakan dropping air mulai akhir Agustus 2026 setelah jadwal dan rute pengiriman selesai disusun.
- Penyaluran air dilakukan secara bertahap karena wilayah terdampak kekeringan cukup luas di Kabupaten Sampang.
RRI.CO.ID, Sampang — Distribusi air bersih bagi warga terdampak kekeringan di Kabupaten Sampang belum dilakukan. BPBD Sampang menyatakan dropping air direncanakan mulai akhir Agustus 2026, setelah jadwal dan rute pengiriman selesai disusun.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Sampang Fajar Arif Taufikurrahman mengatakan penyaluran harus dilakukan secara bertahap karena wilayah terdampak cukup luas.
"Rencananya di akhir Agustus ini," kata Fajar Arif, katanya Rabu 19 Agustus 2026.
Sebanyak 12 kecamatan masuk kategori kering kritis. BPBD mencatat 78 desa menjadi prioritas distribusi air bersih untuk membantu masyarakat yang mengalami kesulitan mendapatkan air.
Menurut Fajar, setiap desa tidak akan memperoleh jumlah pengiriman yang sama. Ada desa yang direncanakan mendapatkan satu rit, sementara wilayah lain bisa memperoleh dua rit sesuai kebutuhan.
Keterbatasan armada menjadi persoalan lain. BPBD memiliki dua tangki dan PDAM satu tangki. Jika diperlukan, pemerintah akan menyewa tangki lokal untuk membantu distribusi.
"Untuk sementara ada tiga tangki. Mungkin nanti kita akan memakai jasa tangki lokal," ujarnya.
BPBD Sampang telah menyiapkan anggaran Rp75 juta. Namun anggaran tersebut dinilai belum memadai untuk menjangkau seluruh wilayah kering kritis.
BPBD juga telah mengajukan bantuan sekitar Rp200 juta hingga Rp300 juta kepada BPBD Provinsi Jawa Timur. Hingga kini belum ada kepastian mengenai besaran bantuan yang akan diterima.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....