Disnaker Sampang Ungkap Penyebab PMI Berangkat Ilegal

  • 14 Jul 2026 18:12 WIB
  •  Sampang

RRI.CO.ID, Sampang – Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Sampang menyebut rendahnya pemahaman masyarakat menjadi salah satu penyebab masih adanya warga yang memilih bekerja ke luar negeri melalui jalur nonprosedural.

Kepala Bidang Penempatan, Perluasan Tenaga Kerja dan Transmigrasi Disnaker Sampang, Uriantono Triwibowo, mengatakan sebagian masyarakat beranggapan proses menjadi Pekerja Migran Indonesia (PMI) secara resmi rumit, memakan waktu, dan membutuhkan biaya besar.

"Persoalan ini masih menjadi pekerjaan rumah bersama. Masyarakat menganggap berangkat secara prosedural itu sulit dan mahal, sedangkan jalur ilegal dinilai lebih mudah. Padahal risikonya jauh lebih besar," kata Uriantono dalam program Sampang Menyapa, Selasa, 14 Juli 2026.

Menurut dia, pekerja migran yang berangkat tanpa prosedur resmi tidak memiliki perlindungan hukum ketika menghadapi persoalan di negara tujuan.

"Kondisi itu membuat mereka rentan mengalami eksploitasi hingga dideportasi," tuturnya.

Karena itu, Disnaker Sampang terus menggencarkan sosialisasi kepada masyarakat agar memilih jalur resmi saat hendak bekerja ke luar negeri.

"Langkah tersebut diharapkan mampu menekan angka keberangkatan PMI nonprosedural," ujarnya, mengakhiri.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....