Optimalisasi Perlindungan Tanaman Tembakau di Sampang
- 18 Jun 2026 07:23 WIB
- Sampang
RRI.CO.ID, Sampang - Dalam upaya menjaga stabilitas produktivitas komoditas unggulan daerah, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Sampang menekankan pentingnya respons kolektif dalam menanggulangi ancaman organisme pengganggu tumbuhan (OPT).
Kepala Disperta KP Sampang, Suyono mengimbau kepada seluruh petani tembakau agar senantiasa menjalin koordinasi yang proaktif dengan petugas lapangan (PPL) segera setelah mendeteksi gejala serangan hama maupun penyakit pada lahan pertanian mereka.
Langkah ini merupakan bagian dari komitmen Dinas Pertanian dalam memberikan perlindungan maksimal bagi para petani. Sebagai wujud nyata dukungan teknis tersebut, pihak dinas telah menyiapkan cadangan pestisida dan sarana pengendalian hama yang didistribusikan secara gratis kepada para petani yang membutuhkan.
"Prinsip utama kami adalah kecepatan dalam bertindak. Apabila terdeteksi adanya serangan OPT, kami minta petani untuk segera melapor. Tim petugas lapangan akan segera melakukan verifikasi ke lokasi untuk mengidentifikasi jenis serangan dan memberikan bantuan obat-obatan yang sesuai dengan kebutuhan teknis tanaman. Seluruh layanan ini diberikan tanpa memungut biaya," tegas Suyono, Kamis 18 Juni 2026.
Lebih lanjut, Dinas Pertanian menjelaskan bahwa serangkaian program intervensi ini dirancang tidak hanya untuk menekan laju kerugian akibat OPT, tetapi juga sebagai upaya strategis untuk menjaga kualitas dan kuantitas produksi tembakau di Kabupaten Sampang.
"Dengan penguatan kapasitas petani dalam menghadapi tantangan teknis selama musim tanam tahun ini, diharapkan ketahanan ekonomi sektor pertanian tembakau dapat tetap terjaga dan semakin kompetitif," tutupnya mengakhiri.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....