Harga Tembakau Sampang Capai Rp70 Ribu, Kualitas Jadi Penentu

  • 24 Agt 2026 14:28 WIB
  •  Sampang

RRI.CO.ID, Sampang - Harga tembakau di tingkat petani Kabupaten Sampang saat ini bervariasi berdasarkan lokasi lahan dan kualitas daun. Harga tertinggi berada pada tembakau gunung yang mencapai Rp65 ribu hingga Rp70 ribu per kilogram.

Plt Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Sampang, Nurdin, mengatakan tembakau sawah berada di kisaran Rp45 ribu hingga Rp50 ribu per kilogram. Sementara tembakau tegal sekitar Rp55 ribu hingga Rp60 ribu per kilogram.

"Kalau sawah itu sekitar Rp50 ribu, tegal Rp60 ribu, dan yang gunung Rp70 ribu. Kisaran harganya seperti itu," kata Nurdin, Senin, 24 Agustus 2026.

Menurut Nurdin, perbedaan harga tersebut dipengaruhi kualitas tembakau yang dihasilkan dari masing-masing wilayah. Tembakau gunung dinilai memiliki kualitas lebih baik dibandingkan tembakau yang berasal dari lahan sawah sehingga harga jualnya juga lebih tinggi.

Selain lokasi lahan, kualitas tembakau juga dilihat dari posisi daun. Daun bagian bawah, tengah, dan atas memiliki karakteristik berbeda sehingga turut memengaruhi penilaian dan harga yang diberikan oleh gudang.

Nurdin mengatakan gudang memiliki petugas grader yang bertugas memilah sekaligus menentukan kualitas tembakau sebelum harga ditetapkan. Karena itu, petani perlu memahami kualitas hasil panennya dan melakukan pemilahan dengan baik sebelum menjual tembakau.

"Di gudang itu ada grader. Mereka tahu mana tembakau sawah, mana tegal, dan mana gunung. Kualitas daunnya memang berbeda," ujarnya.

Nurdin mengimbau petani tidak mencampur tembakau dari lokasi maupun kualitas berbeda. Menurutnya, kualitas yang terjaga akan membantu petani memperoleh harga yang lebih sesuai dengan mutu hasil panen.

Ia juga mengingatkan petani tidak mencampurkan bahan lain dengan tembakau untuk menambah berat. Praktik tersebut justru dapat memengaruhi kualitas dan berpotensi merugikan petani ketika hasil panen dinilai oleh pihak gudang.

Dengan kondisi harga saat ini, Nurdin berharap petani tetap menjaga mutu tembakau mulai dari budidaya hingga proses panen. Kualitas yang baik dan pemilahan yang tepat diharapkan dapat memperkuat posisi tawar petani sekaligus meningkatkan pendapatan dari hasil panen tembakau.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....