Harga Tembakau di Sampang di Atas Titik Impas

  • 25 Agt 2026 09:51 WIB
  •  Sampang
Poin Utama
  • Harga tembakau di Kabupaten Sampang menunjukkan tren positif pada musim panen dengan tembakau sawah berkisar Rp45-50 ribu per kilogram, tembakau tegal Rp55-60 ribu per kilogram, dan tembakau gunung Rp65-70 ribu per kilogram.
  • Menurut Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Sampang Nurdin, harga tembakau saat ini sudah berada di atas titik impas (break even point/BEP) yang diperkirakan sekitar Rp45 ribu per kilogram.
  • Meskipun harga telah melampaui BEP, perhitungan belum sepenuhnya mencakup biaya tenaga kerja selama seluruh proses budidaya tembakau.

RRI.CO.ID, Sampang – Harga tembakau di tingkat petani Kabupaten Sampang mulai menunjukkan tren positif pada musim panen tahun ini. Harga tembakau sawah berkisar Rp45 ribu hingga Rp50 ribu per kilogram, tembakau tegal Rp55 ribu hingga Rp60 ribu per kilogram, sedangkan tembakau gunung mencapai Rp65 ribu hingga Rp70 ribu per kilogram.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Sampang, Nurdin, mengatakan harga tersebut sudah berada di atas titik impas atau break even point (BEP) petani yang diperkirakan sekitar Rp45 ribu per kilogram. Namun, perhitungan itu belum sepenuhnya memasukkan biaya tenaga kerja selama proses budidaya.

"Harga saat ini cukup memberikan keuntungan bagi petani. Namun, besarnya keuntungan tetap bergantung pada biaya produksi yang dikeluarkan masing-masing petani," kata Nurdin, Selasa 25 Agustus 2026.

Ia mengimbau petani menjaga kualitas tembakau dengan tidak mencampur daun dari lokasi maupun mutu yang berbeda. Petani juga diminta tidak menambahkan bahan lain untuk menambah berat tembakau karena setiap gudang memiliki petugas penilai (grader) yang menentukan kualitas dan harga jual.

Sementara itu, petani tembakau asal Kecamatan Kedungdung, Zainal, berharap harga jual tembakau tetap tinggi hingga akhir musim panen. Menurut dia, harga yang baik akan mampu menutup biaya produksi yang meliputi perawatan tanaman, pupuk, hingga tenaga kerja.

"Kami berharap harga tembakau tahun ini sesuai dengan biaya produksi yang telah dikeluarkan, sehingga petani bisa memperoleh keuntungan yang layak," ujar Zainal.

Ia juga berharap harga tembakau tetap stabil hingga akhir musim panen agar pendapatan petani meningkat dan berdampak pada kesejahteraan keluarga petani di Kabupaten Sampang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....