Bahasa Madura Kian Terpinggirkan, Budayawan Minta Semua Pihak Bergerak

  • 12 Jun 2026 05:47 WIB
  •  Sampang

RRI.CO.ID, Sampang – Budayawan Sampang, R. Tumenggung Bustomi Irwan Kurniadi Jati Budoyo, menilai penggunaan Bahasa Madura di kalangan generasi muda terus mengalami penurunan dalam beberapa dekade terakhir.

Menurutnya, kondisi tersebut terlihat dari semakin jarangnya anak-anak menggunakan Bahasa Madura saat berkomunikasi dengan orang tua maupun anggota keluarga di lingkungan rumah.

"Keberhasilan pelestarian bahasa daerah harus melibatkan tiga unsur utama, yakni keluarga, lembaga pendidikan, dan masyarakat yang saling mendukung satu sama lain," ucapnya, Kamis, 11 Juni 2026.

Bustomi menjelaskan keluarga memiliki peran paling penting karena bahasa ibu seharusnya dikenalkan sejak dini sebagai identitas budaya yang melekat pada anak.

"Di sisi lain, lembaga pendidikan dan pemerintah juga memiliki tanggung jawab menjaga keberlangsungan Bahasa Madura melalui kurikulum serta pembelajaran yang berkelanjutan," ujarnya.

Ia menilai perubahan pola komunikasi masyarakat menyebabkan bahasa daerah semakin tersisih oleh penggunaan Bahasa Indonesia dalam kehidupan sehari-hari.

"Jika ketiga unsur tersebut tidak berjalan bersama, maka pelestarian Bahasa Madura akan semakin sulit dilakukan di masa mendatang," katanya, menambahkan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....