Makna Produktivitas Menurut Islam
- 04 Apr 2026 06:25 WIB
- Sampang
RRI.CO.ID, Sampang- Produktivitas dalam pandangan Islam tidak hanya diukur dari seberapa banyak pekerjaan yang diselesaikan atau seberapa besar hasil materi yang diperoleh, tetapi lebih luas dari itu, yaitu bagaimana waktu, tenaga, dan kemampuan yang dimiliki digunakan untuk hal-hal yang bermanfaat dan bernilai ibadah di sisi Allah SWT.
Melalui program Mutiara Pagi RRI Sampang, Sabtu, 4 April 2026, Ustaz Fahad Asadullah menjelaskan, dalam islam setiap manusia diajarkan untuk memanfaatkan waktu dengan sebaik-baiknya. Waktu merupakan nikmat yang sering dilupakan, padahal waktu yang digunakan untuk kebaikan akan bernilai pahala.
"Oleh karena itu, produktivitas menurut Islam adalah kemampuan seseorang dalam memanfaatkan waktu untuk bekerja, beribadah, belajar, membantu sesama, dan melakukan berbagai aktivitas positif lainnya," ucapnya.
Islam sangat mendorong umatnya untuk bekerja keras dan tidak bermalas-malasan. Bekerja bukan hanya untuk mencari nafkah, tetapi juga merupakan bagian dari ibadah. Seseorang yang bekerja dengan niat untuk menafkahi keluarga, membantu orang lain, dan tidak bergantung pada orang lain, maka pekerjaannya bernilai ibadah di sisi Allah.
Selain itu, produktivitas dalam Islam juga berkaitan dengan keseimbangan antara urusan dunia dan akhirat. Seorang Muslim tidak hanya fokus pada pekerjaan dunia saja, tetapi juga tidak melupakan ibadah seperti shalat, membaca Al-Qur’an, sedekah, dan membantu sesama. Islam mengajarkan keseimbangan hidup agar manusia tidak hanya sukses di dunia, tetapi juga selamat di akhirat.
Produktivitas juga bisa dilihat dari seberapa bermanfaat seseorang bagi orang lain. Dalam Islam, sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia lainnya. Oleh karena itu, orang yang produktif adalah orang yang tidak hanya sibuk untuk dirinya sendiri, tetapi juga memberikan manfaat bagi lingkungan dan masyarakat.
Dengan demikian, makna produktivitas menurut Islam adalah memanfaatkan waktu dan kemampuan untuk melakukan pekerjaan dan amal kebaikan secara seimbang antara dunia dan akhirat, serta memberikan manfaat bagi diri sendiri dan orang lain. Produktivitas bukan hanya tentang bekerja keras, tetapi juga tentang bekerja dengan niat ibadah, jujur, disiplin, dan penuh tanggung jawab.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....