Pemberangkatan PMI Sampang Tak Terkendala Konflik di Timur Tengah
- 01 Apr 2026 17:39 WIB
- Sampang
RRI.CO.ID, Sampang - Pelayanan pemberangkatan Pekerja Migran Indonesia atau PMI asal Kabupaten Sampang ke kawasan Timur Tengah tetap berjalan meskipun situasi konflik di sejumlah negara di wilayah tersebut tengah memanas. Hingga saat ini, pemerintah daerah belum menerima instruksi dari pemerintah pusat untuk menghentikan ataupun membatasi pengiriman tenaga kerja ke kawasan tersebut.
Kepala Bidang Penempatan, Perluasan Tenaga Kerja, dan Transmigrasi Disnaker Sampang, Uriantono Triwibowo, mengatakan pelayanan bagi calon PMI masih berjalan seperti biasa. “Pelayanan PMI ke Timur Tengah tetap dibuka. Tidak ada perintah atau surat dari kementerian PMI, jadi tetap berjalan dan tidak ada imbauan,” ujarnya, Rabu 1 April 2026.
Menurutnya, kebijakan tersebut masih mengacu pada belum adanya regulasi baru dari kementerian terkait. Karena itu, pelayanan kepada masyarakat yang ingin bekerja ke luar negeri tetap dilaksanakan sebagaimana prosedur yang berlaku.
Uriantono menjelaskan hingga saat ini ratusan warga Sampang masih bekerja di kawasan Timur Tengah. Para pekerja migran tersebut tersebar di beberapa negara yang menjadi tujuan utama tenaga kerja asal daerah tersebut.
| Baca juga: Nobar Piala Dunia 2026 di Polres Sampang |
Ia menyebutkan sejak tahun 2025 tercatat sekitar 269 warga Sampang bekerja di kawasan Timur Tengah. Jumlah tersebut menunjukkan minat masyarakat untuk bekerja di luar negeri masih cukup tinggi.
Sementara pada tahun 2026 hingga Maret ini, sekitar 80 orang PMI asal Sampang telah berangkat untuk bekerja di berbagai negara di kawasan Timur Tengah. Proses pemberangkatan tersebut dilakukan melalui prosedur resmi sesuai ketentuan pemerintah.
“Terbanyak PMI asal Sampang bekerja di Arab Saudi, sedangkan untuk negara Iran hingga saat ini tidak ada warga Sampang yang bekerja di sana,”ucapnya, mengakhiri.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....