Kasus Campak di Sampang Terus Mengalami Lonjakan

  • 09 Sep 2025 19:38 WIB
  •  Sampang

KBRN, Sampang: Kasus campak di Kabupaten Sampang terus mengalami lonjakan signifikan. Data terbaru Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana (Dinkes KB) mencatat sebanyak 653 suspek campak hingga akhir Agustus 2025. Kasus ini tersebar merata di 14 kecamatan dengan angka penularan harian yang cukup tinggi.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (Kabid P2P) Dinkes KB Sampang, Samsul Hidayat melalui staf Surveilans Imunisasi P2P Dinkes KB Sampang, Esti Utami, menyebut bahwa jumlah kasus yang dilaporkan sebelumnya hanya 433, namun kini meningkat drastis.

“Sampai awal September, suspek campak sudah mencapai 653 kasus. Dari jumlah itu, sebanyak 190 positif campak dan tiga positif rubella berdasarkan hasil laboratorium,” ujarnya, saat dialog interaktif di RRI Sampang, Selasa (9/9/2025).

Penyebaran kasus ini terjadi hampir di semua wilayah, dengan Kecamatan Camplong, Omben, dan Tanjung menjadi penyumbang tertinggi. Meski begitu, Dinkes memastikan telah memperketat pemantauan melalui puskesmas dan fasyankes di tingkat desa.

Menurut Esti, faktor rendahnya cakupan imunisasi menjadi penyebab utama lonjakan kasus.

“Capaian imunisasi MR kita pada tahun 2024 hanya sekitar 69 persen, sehingga banyak anak yang tidak terlindungi dari campak,” ungkapnya.

Dinkes KB Sampang mengimbau masyarakat agar tidak menunda imunisasi anak.

“Campak bisa dicegah, tapi jika dibiarkan bisa berbahaya. Maka dari itu, imunisasi harus dilakukan sedini mungkin,” tambah Esti.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....